Mgr. Michael Cosmas Angkur, OFM: Pribadi yang Setia dan Sederhana

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

MERAYAKAN 50 tahun imamat, Mgr. Emeritus Michael Cosmas Angkur, OFM mendapat pujian atas cara hidupnya yang setia dan sederhana dalam menghayati panggilan imamat. Pujian itu dilontarkan oleh Uskup Bogor Mgr. Paskalis Bruno Syukur OFM dan Uskup Agung Ende Mgr. VIncentius Sensi Potokota, Pr.

“Dia mengambil moto sebagai Uskup, ‘in verbo tuo’. Artinya, apa yang Kau sabdakan Tuhan, aku laksanakan. Dan Ia berusaha untuk setia selama lima puluh tahun, kurang lebih tiga puluh tahun sebagai imam dan dua puluh tahun sebagai uskup,” kata Mgr. Paskalis dalam kotbah pada misa puncak syukuran 50 tahun imamat Mgr. Michael Angkur, OFM., di Lewur, Paroki Golowelu, Keuskupan Ruteng, Jumat (14/7/2017).

Uskup bogor itu menilai pendahulunya sebagai pribadi yang tidak pernah tinggal diam. Contohnya, sebagai provinsial, dia membuka misi baru di Timor Leste, yang saat itu banyak tarekat tidak mau karena situasi yang kurang aman waktu itu. Dan dalam kesedikitan anggota OFM, Mgr. Michael berani menyatakan untuk memulai. Bahkan, hingga di masa pensiunnya sekarang, ia terus berkarya dengan membangun komunitas di Gorontalo, Labuan Bajo.

“Saya memberi gelar dia sebagai orang yang ‘welwutir’, tidak tinggal diam. Jadi selalu bergerak,” ungkap Mgr. Paskalis.

Kekaguman juga diungkapkan oleh Uskup Agung Ende Mgr. Vincentius Sensi Potokota, PR., Ia menekankan kesederhanaan hidup Mgr. Emeritus Michael Angkur, OFM karena cara hidup seperti itu, terutama dalam hal materi, merupakan keutamaan hidup yang penting bagi setiap pelayan gereja di tengah dunia dewasa ini.

“Kalau pengabdian yang ditampilkan oleh Yubliaris kita untuk mencari keuntungan, sudah pasti ia bukan seorang OFM sejati, dan sudah pasti ia tidak pantas menjadi uskup,” tegas Uskup Sensi dalam sambutan pada perayaan emas imamat Mgr. Emeritus Michael Angkur, OFM.

Ia menceritakan, sang yubliaris telah menunjukkan kesederhanan itu semasa menjabat Uskup Bogor bahkan hingga masa pensiunnya. Dan itu patut dijadikan teladan bagi para gembala Gereja.

“Sekurang-kurangnya bagi saya, Suatu keteladanan episkopat yang luar biasa ditekuninya sampai usia emeritus pensiun,” pungkas Uskup Agung Ende itu.

Mgr. Emeritus Michael Cosmas Angkur, OFM merayakan syukuran 50 tahun imamat di kampung Lewur, Paroki Golowelu Keuskupan Ruteng, Rabu (12/7) sampai dengan Jumat (14/7/2017). Perayaan selama tiga hari itu diisi antara lain dengan atraksi adat Manggarai Caci, perayaan Ekaristi dan resepsi bersama.

Perayaan Ekaristi puncak, Jumat (14/7), dipimpin langsung oleh yubilaris bersama para konselebrantes Uskup Ruteng, Mgr. Hubertus Leteng Pr., Uskup Agung Ende Mgr. Vincentius Sensi Potokota, Pr., dan puluhan imam dari Keuskupan Ruteng dan Bogor. (ER).

Kredit Foto: Mgr. Michael Angkur foto bersama bupati Manggarai Barat, Dirjen Bimas Katolik dan wakil bupati Manggarai (Doc. Komsos Ruteng}

Dokumen lengkap misa syukuran Mgr. Michael Angkur terdapat di link: https://plus.google.com/u/0/photos/104257412281290986146/album/6442631727597101649/6442631725226121362?authkey=CKijxJLLvs30sAE

Share.

About Author

Comments are closed.