Keuskupan Sibolga Rumuskan Modul APP 2018

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

19 PESERTA dari berbagai komisi dan biro di Keuskupan Sibolga seperti Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE), Komisi Kitab Suci, Karya Kepausan Indonesia (KKI) dan Yayasan Pendidikan mengikuti lokakarya yang diselenggarakan Komisi Kateketik (Komkat) Keuskupan Sibolga di ruang Pertemuan Laverna, Gunungsitoli, Nias, Jumat (29/9/2017).

Beranjak dari tema “Membangun Solidaritas Sosial demi Keutuhan Ciptaan” yang disodorkan Komisi PSE Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) sebagai tema nasional, ke-19 peserta mencoba merumuskan modul yang rencananya akan digunakan untuk kegiatan Aksi Puasa Pembangunan (APP) tahun 2018 selama masa prapaskah di stasi, lingkungan maupun kelompok basis.

“Lokakarya ini diadakan seperti tahun-tahun sebelumnya untuk menghasilkan modul pendalaman APP selama masa prapaskah. Untuk tahun 2018, Komisi PSE KWI menawarkan kepada umat isu yang kontekstual dialami masyarakat umum perihal solidaritas sosial demi Keutuhan Ciptaan,”ujar Ketua Komisi Kateketik Keuskupan Sibolga RD. Alfons Ampu.

Lokakarya ini sudah mulai sejak Selasa, 26 September dan akan berakhir esok, 30 September. Peserta lokakarya terlibat aktif dalam dinamika kelompok diskusi. Setiap peserta menyumbangkan gagasan yang akan dimuat dalam modul. Selanjutnya Komisi Kateketik yang menjadi panitia APP akan menyusunnya dalam sebuah modul yang siap digunakan umat untuk merenung di masa prapaskah tahun 2018.

Penulis : Hadamean Tumanggor

Share.

About Author

Comments are closed.