HarianJendela Alkitab

Renungan Harian, Jumat: 03 November 2017, Luk.14:1-6

ANTO Paulus menyampaikan ungkapan hatinya tentang betapa berharganya umat yang dilayani. Ia rela melakukan apa pun demi mereka. Manusia itu berharga, melebihi apa pun. St. Paulus tentunya belajar dari Kristus yang menunjukkan dengan tegas betapa berharganya manusia di hadapan Allah. Dalam Injil dikisahkan peristiwa penyembuhan orang yang sakit busung air. Kisah penyembuhan itu menjadi kontroversi karena persoalan hukum. Yesus menyembuhkan di hari Sabat. Bagi orang Yahudi, tindakan Yesus adalah pelanggaran hukum yang bisa dikenakan sanksi berat. Tetapi, Yesus tetap memilih memperjuangkan hidup manusia. Pilihan Yesus ini kiranya menjadi pesan berharga bagi kita, bahwa hukum dan status menjadi relatif ketika berhadapan dengan keselamatan manusia.

Di dalam masyarakat yang hidup berdasarkan sistem dan peraturan, hal itu menjadi tantangan sulit. Yang meneguhkan kita adalah kenyataan bahwa Allah sendiri rela merendahkan diri dan melawan segala yang “normatif dan lazim” demi memuliakan manusia? Kita diundang untuk belajar dari sikap Allah untuk memperjuangkan kehidupan dan keselamatan manusia, di atas hukum, status, derajat, suku, warna kulit, harta, dan kuasa.

Tuhan Yesus, ajari aku mencintai sesamaku dengan tulus dan berani memperjuangkan kehidupan dalam segala situasi. Amin.

 

Renungan Harian ini diambil dari Buku “Ziarah Batin 2017”, Diterbitkan oleh Penerbit OBOR, Jakarta

Kredit Foto     :

 

Tags

John L. Wujon

Staf Sekjen KWI. Mantan staf Komisi KOMSOS KWI (2015-1 Mei 2019?

Related Articles

error: Silakan share link berita ini
Close