HarianJendela Alkitab

Renungan Harian, Senin: 29 Januari 2018, Mrk. 5:1-20

BLIS tak letih-letihnya merayu manusia untuk berbuat jahat, hingga jatuh ke dalam kekelaman dosa. Dan ia memiliki variasi cara untuk memenangkan hati manusia, umumnya melalu hal-hal yang nikmat dan menyenangkan. Manusia serin kali tak mampu mengatakan “tidak” pada setiap rayuan iblis yang menyenangkan. Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa, setelah dirayu oleh iblis yang licik. Iblis juga menggerakkan Daud untuk melakukan dosa dan menghina Allah dengan tindakannya membunuh Uria demi mendapatkan Betsyeba. Iblis jugalah yang menguasai pemuda di daerah Gerasa dalam kisah Injil hari ini.

Kuasa Iblis bukannya tak merupakan kuasa yang tak terkalahkan. Ia tak selalu mampu memenangkan hati manusia seandainya manusia bersekutu dengan Tuhan.

Hanya dengan kekuatan Tuhanlah, manusia mampu mengalahkan kuasa dan godaan si jahat. Itu sebab Iblis dalam diri pemuda di Garasa berteriak ketakutan di hadapan Yesus. Dalam kisah Injil hari ini, kita menemukan kebenaran bahwa tak ada kuasa kegelapan, dosa, dan kejahatan yang tak dapat dikalahkan jika kita mengandalkan Tuhan dalam hidup. Namun, sering kali kita justru terlampau percaya diri dan lupa melibatkan Tuhan dalam perjalanan kehidupan.

Ya Bapa, lindungilah aku dari segala tipu daya setan yang selalu siap menggodaku. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2018, Penerbit OBOR Indonesia

Tags

John L. Wujon

Staf Sekjen KWI. Mantan staf Komisi KOMSOS KWI (2015-1 Mei 2019?

Related Articles

error: Silakan share link berita ini
Close