HarianJendela Alkitab

Renungan Harian, Minggu: 25 Februari 2018, Mrk. 9:2-10

IDUP ini tidak selamanya berjalan mulus. Adakalanya kita dihadapkan pada berbagai tantangan hidup, misalnya, masalah rumah tangga, penyakit, krisis keuangan, dan lain-lain. Namun, sebagai orang beriman kita meyakini bahwa semuanya itu bukanlah alasan untuk menjadi lemah dan putus asa. Sebab, kita percaya bahwa Allah selalu ada di pihak kita. “Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua” (Roma 8:31).

Peristiwa Yesus dipermuliakan di atas gunung merupakan penyingkapan identitas Yesus sebagai Anak Allah. “Inilah Anak yang Kukasihi, dengarkanlah Dia.” (Mrk.9:7). Ada banyak suara di dunia ini yang menjanjikan kesenangan hidup. Namun, hanya ada satu suara yang benar-benar menjamin kebahagiaan sejati, yakni suara Tuhan. Yesus memberikan pengalaman rohani kepada para murid-Nya untuk meneguhkan iman mereka yang akan mengalami masa-masa sulit. Kadangkala kita tidak bisa mendengar suara Tuhan, karena kita sangat sibuk dengan segala persoalan hidup ini. Bahkan waktu untuk berdoa pun hampir tidak ada. Kita cenderung tinggal di zona nyaman seperti yang dialami Petrus, Yakobus, dan Yohanes. “Betapa bahagianya kami berada di tempat ini”. Sikap semacam ini akan menyulitkan kita untuk melihat rencana Tuhan dalam setiap persoalan yang kita hadapi.

Ya Allah, ingatkanlah aku agar senantiasa mendengarkan suara-Mu, sehingga aku melibatkan Engkau dalam setiap keputusan yang aku ambil. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2018, Penerbit Obor, Jakarta

Tags

Related Articles

Close