HarianJendela Alkitab

Renungan Harian, Sabtu: 28 April, Yoh. 14: 7-14

ENGENAL Yesus berarti juga mengenal Bapa. Itulah pengajaran Yesus terhadap murid-murid-Nya. Filipus bingung dan bertanya kepada Yesus, “Tuhan, tunjukkanlah kepada kami, siapa Bapa itu?” Filipus bertanya demikian karena Ia belum berjumpa dengan Bapa. Terhadap pertanyaan Filipus tersebut, Yesus lalu menjelaskan dan mengajarkan bagaimana kesatuan antara Ia dan Bapa. Yesus menegaskan bahwa barang siapa melihat Dia berarti ia melihat Bapa. Yesus mempertegas kesatuan-Nya dengan Bapa dengan berkata, “Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku”. Kesatuan Yesus dengan Bapa adalah kesatuan kehendak, kesatuan dalam tindakan dan karya. Pekerjaan atau karya-karya yang dilakukan oleh Yesus merupakan pekerjaan Bapa pula. Maka, kalau kita ingin mengenal Bapoa kita harus mengenal Yesus.

Gereja mengajarkan bahwa Yesus adalah sakramen hidup Allah. Artinya, Yesus Kristus merupakan tanda kehadiran Allah di tengah-tengah dunia. Melalui dan di dalam Yesus, kita bisa mengalami dan melihat Allah. Pengenalan yang demikan terjadi karena Yesus dan Bapa adalah satu. Kita memang tak hidup di jaman Yesus, namun kita pun bisa mengenal Bapa dan Yesus melalui Gereja-Nya. Gereja adalah sakramen kebersamaan dengan Kristus. Gereja hanya bisa disebut sakramen sejauh berhubungan dengan Yesus Kristus. Gereja disebut sakramen artinya melalui Gereja hadirlah Yesus Kristus yang menyelamatkan. Dialah yang memanggil, memillih dan mengutus umatnya untuk menjadi saksi. Dengan demikian melalui Gereja orang-orang zaman ini dapat mengenal dan berelasi dengan Yesus Kristus yang di dalam Dia hadirlah sang Bapa.

Ya Tuhan Yesus, mampukanlah aku untuk semakin mengenal Engkau sebagai tanda kehadiran Bapa di tengah-tengah dunia, dan semoga melalui tindakan dan pewartaanku semakin banyak orang dibawa kepada-Mu dan mengenal Engkau. Amin.

 

Sumber: Ziarah Batin 2018

 

Tags

Komsos KWI

Membantu para Waligereja mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman, menghayati nilai-nilai universal, serta mampu menggunakan media komunikasi secara bertanggung jawab demi terciptanya persaudaraan sejati dan kemajuan bersama.

Related Articles

error: Silakan share link berita ini
Close