HarianJendela Alkitab

Renungan Harian, Jumat: 18 Mei, Yoh. 21:15-19

IGA kali Yesus menanyai Petrus: “apakah engkau mengasihi Aku?” Tiga kali pula Petrus menjawab: “Ya, aku mengasihi-Mu” (Yoh. 21:15-19). Tiga kali pertanyaan mengasihi ini mengingatkan Petrus akan tiga kali penyangkalannya kepada Yesus. Petrus menangis menyesali penyangkalannya. Dia sadar kesalahannya, namun dia tidak bunuh diri seperti Yudas Iskariot. Setiap kali dia menjawab “Ya” kepada Yesus, setiap kali itu pula Yesus memberitnya tugas “gembalakanlah domba-domba-Ku.”

Pesan Yesus di sini jelas bahwa hanya yang memiliki cinta kasihlah yang pantas menjadi gembala Gereja. Menjadi Gembal Gereja tidaklah seperti menjadi pemimpin duniawi, yang selalu ingin dilayani, berkuasa, dan mencari keuntungan atau kesenangan pribadi. Seorang pejabat Gereja haruslah melayani seperti Yesus.

Paulus, akibat pelayanannya, ditahan di penjara Kaisarea. Namun, dia naik banding ke Roma karena dia warga Roma. Permohohannya dikabulkan. Bagi raja Agripa, permasalahan Paulus lalu menjadi jelas: ini soal tentang Yesus yang wafat dan bangkit. Persoalan itu bagi raja Agripa tidak ada artinya. Namun, bagi kita, itulah inti iman Kristiani. Seperti Petrus dan Paulus, kita pun diberi tugas oleh Yesus mewartakan-Nya. Roh Kuduslah yang akan membantu kita meneruskan karya kasih-Nya.

Ya Tuhan Yesus, Engkau telah mencintai dan menguduskan aku. Dengan bantuan Roh-Mu, mampukanlah aku menjadi saksi-Mu dengan perkataan maupun perbuatan. Amin.

 

Sumber: Ziarah Batin 2018

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 − seven =

Close