HarianJendela Alkitab

Renungan Harian Katolik: Senin, 10 Desember 2018, Luk. 5:17-26

Di zaman modern ini, banyak orang mengukur kedamaian, kesejahteraan dan kebahagiaan berdasarkan hal-hal yang sifatnya duniawi. Misalnya, orang yang bahagia didefinisikan sebagai mereka yang memiliki banyak harta kekayaan, sahabat dan kesehatan badan yang prima. Orang tidak peduli bagaiamana semua itu diperoleh. Dosa dan kejahatan sungguh tidak menjadi bahan pertimbangan. Karena itu, kita sering melihat koruptor yang tidak menyesal sekalipun dipenjara. Sebenarnya kedamaian,  kesejahteraan dan kebahagiaan itu palsu dan penuh manipulasi.

Tuhan Yesus datang kepada dunia dan umat milik-Nya untuk memberikan kebahagiaan surgawi, yang tidak seperti dipahami oleh kebanyakan orang. Ia datang menawarkan kedamaian, kesejahteraan dan kebahagiaan sejati. Setiap orang berhak untuk mendapatkannya, sejauh mereka tidak dicemari dan dikuasai oleh dosa dan kejahatan. Karena itu, kepada orang lumpuh, Tuhan pertama dan terutama mengampuni dosa, bukan menyembuhkan. Ia datang untuk menjadi penebus dan penyelamat manusia. Pengampunan-Nya menjadi bagian penting dari penebusan dan penyelamatan.

Ya Tuhan, bantulah aku supaya bertekun dalam sesal dan tobat, sehingga aku pantas mendapat pengampunan dan kebahagiaan sejati di surga. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2018

Tags

Related Articles

error: Content is protected !!
Close