HarianJendela Alkitab

Renungan Harian Katolik: Kamis, 17 Januari 2019, Mrk. 1:40-45

ANYAK orang menunda-nunda sesuatu karena merasa selalu ada hari esok. Misalnya, orang menunda untuk menyelesaikan pekerjaan. Hal yang dilupakan adalah kenyataan bahwa dengan menunda sesuatu, kita sebetulnya sedang menumpuk pekerjaan atau tugas. Menunda berarti kita telah kehilangan atau menyia-nyiakan waktu yang ada, karena waktu yang hilang tidak akan bisa kembali lagi. Begitu pentingnya waktu, sehingga bacaan hari ini menjadi suatu nasihat yang baik bagi kita agar kita tidak menyia-nyiakan waktu yang ada. Selagi kita masih dalam kondisi yang baik, maka lakukanlah sesuatu sebaik mungkin dan jangan sekali-kali menunda tugas dan pekerjaan.

Yesus pun menunjukkan suatu tindakan responsif ketika berhadapan dengan orang kusta. Ia menyentuh si sakit dengan penuh belas kasihan dan menyembuhkannya seketika itu juga. Hal ini sangat berbeda dengan perlakukan orang kebanyakan kepada penderita kusta. Ia kerap diperlakukan tidak adil dan sering dijauhkan dari masyarakat. Karena itu, Yesus memberikan kesembuhan bagi si kusta, tidak saja dalam hal fisik tetapi juga dalam hal batin. Tubuhnya yang penuh dengan kusta disembuhkan, ia yang dijauhkan dari masyarakat pun diterima kembali. Sebab itu, marilah kita membuka hati, sehingga belas kasihan Tuhan memenuhi hati kita, supaya kita dapat berteku dan berjuang dalam perbuatan kasih.

Ya Allah, Engkau telah memberikan kepadaku teladan perbuatan kasih melalui Yesus Putra-Mu. Semoga aku pun dapat melakukannya dengan segera dalam kehidupan keseharianku. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2019, OBOR Indonesia.

Tags

Related Articles

error: Content is protected !!
Close