KATEKESETeladan Kita

Santo Rinaldo : 9 Februari

RINALDO seorang uskup Nocera Umbra, Italy. Hidup antara abad ke dua belas dan ketiga belas, merupakan uskup yang senang dengan kehidupan menyendiri dalam keheningan sebagai petapa, menjadi contoh indah kesalehan dan kasih amal, iman dan hubungan,  di dalam dunia yang ditandai oleh kekayaan dan kekuatan, kompromi dan keseimbangan antara kekuatan duniawi dan spiritual. Ayahnya seorang penguasa di Nocera Umbra dan Foligno, pewaris wilayah kekuasaan Postignano, tempat-tempat dengan kepentingan politik dan militer.

Santo Rinaldo/Ilustrasi (Ist-nocerainumbria.it)

Menerima pendidikan tinggi, pada usia dua puluh tahun, pergi meninggalkan semua harta miliknya untuk mengabdikan diri ke pertapaan di Gunung Gualdo, Serrasanta, yang terkenal dengan keberadaan  orang-orang dengan dedikasi dalam doa dan silih. Dalam hatinya, hidup taat tunduk kepada seorang atasan, yang membimbingnya terus-menerus mengikuti kehendak Tuhan. Menjadi seorang biarawan di biara Camaldo di Fonte Avellana, di mana bersama dengan saudara-saudaranya, melayani Tuhan dengan cara yang sempurna, berbakti.

Pada tahun 1213, terpilih menjadi penerus Uskup. Menjadi seorang uskup dan tetap menjalani kehidupan seorang biarawan dilakukannya dengan taat seperti seorang kudus, hidupnya sepenuhnya didedikasikan untuk Tuhan dan saudara-saudaranya.

Menurut legenda, Rinaldo menjalani hidup dengan tetap mempertahankan kesempurnaan seperti ketika ia berada di biara yakni berpuasa dan berdoa, mengabdikan dirinya kepada Tuhan dan menjalankan peran sebagai uskup, seorang selebran penyembahan ilahi dan penyelamat bagi orang miskin dan membutuhkan. Memberikan panutan cinta kasih hidup  seorang Kristiani. Mengadopsi 2 orang anak  yatim dari Nocera, Ia menggendongnya tinggal di keuskupan dan menyayanginya seperti kanak-kanak Yesus.

Santo Rinaldo/Ilustrasi (Ist-medioevoinumbria.it)

San Rinaldo meninggal pada 9 Februari 1217 di Nocera Umbra, dan tubuhnya segera diawetkan. beberapa bulan kemudian diberikan penghormatan sebagai orang suci. Santo Rinaldo dinyatakan sebagai pelindung Nocera. Tubuhnya sungguh-sungguh dipindahkan ke katedral baru pada tahun 1456 dan selama berabad-abad merupakan pusat kultus yang menjadikan San Rinaldo pelindung kota dan keuskupan Nocera.

Pada peringatan kematiannya, Santo Rinaldo diperingati oleh Martyrologium Romanum dan Menald Camaldolese.

Pesta namanya dirayakan pada 09 Februari.

Sumber: www.santiebeati.it, diakses pada 08 Februari 2019

Tags

Stefani Ira Wijayanti

Staf Komisi Komunikasi Sosial, Konferensi Waligereja Indonesia, sejak Januari 2019-...

Related Articles

error: Silakan share link berita ini
Close