KATEKESETeladan Kita

Beato Leonidas (Leonid) Fedorov : 07 Maret

Imam dan Martir

LEONIDAS, dilahirkan pada tanggal 4 November 1879 di Rusia. Ayahnya meninggal ketika dirinya masih sangat muda, dan ia dibesarkan oleh ibunya, Liubova Dimitrievna. Dia memulai pendidikannya di seminari Ortodoks pada tahun 1901, namun pergi setahun kemudian meninggalkan seminari Ortodoks dan melakukan perjalanan ke Roma . Di sana ia menjadi Katolik dan memutuskan untuk membaktikan hidupnya seutuhnya bagi Kristus. Setelah menyelesaikan studinya, pada tanggal 25 Maret 1911, menerima penahbisan presbiter di Bosnia, biarawan di biara San Teodoro Lo Studita dan mengambil mengambil nama Pastor Leontios.

Beato Leonidas (Leonid) Fedorov
Beato Leonidas (Leonid) Fedorov /Ilustrasi (Ist-santiebeati.it)

Ketika kembali ke kampung halamannya di St. Petersburg, tak lama kemudian ia ditangkan dan  dideportasi ke Siberia, namun pada bulan Maret 1917 selama amnesti bagi tahanan politik dan agama, ia kembali ke Saint Petersburg, dan diangkat sebagai Pimpinan Gereja Katolik Yunani Rusia. Ketika terjadi Revolusi pengambilalihan Komunis berkecamuk pada 1922,  maka periode penganiayaan terhadap iman dan umat dimulai, era penindasan kekristenan yang kejam dimana semua gereja diperintahkan untuk ditutup.

Pastor Leontios Ditangkap lagi karena tetap teguh mewartakan Kristus, ia ditangkap bersama empat belas imam lainnya dan hukum sepuluh tahun di Solovetsky, sebuah biara besar telah dikonversi menjadi penjara. Di sana ia terus melayani umat beriman, melakukan Misa terselubung, menggunakan anggur yang terbuat dari kismis yang dikirim oleh keluarga tahanan. Setelah menyelesaikan masa hukumannya, pada 1933 ia dibebaskan namun dilarang kembali ke Rusia dan harus tinggal di pengasingan selana sisa hidupnya.

Dia meninggal pada 7 Maret 1935 di Kirov. Dibeatifikasi oleh John Paul II pada tanggal 27 Juni 2001, Salah satu Martir di bawah komunisme di Eropa Timur, yang diberkati di zaman modern.

(catholicsaints.info)

Inspirasimu : Santa Rose dari Viterbo : 7 Maret

Tags

Stefani Ira Wijayanti

Staf Komisi Komunikasi Sosial KWI

Related Articles

error: Content is protected !!
Close