KATEKESETeladan Kita

Santo Yohanes da Deo : 08 Maret

YOHANES da Deo dilahirkan di Montemor-o-Novo, Portugal pada 8 Maret 1495. Bertualang ke sebagian wilayah Eropa, pernah tercatat menjadi tentara dan juga pernah menjadi buruh di Afrika, kemudian menjadi pedagang. Awalnya kehidupannya, bukanlah seorang yang religius. Ia dan teman-temannya tidak menyadari kehadiran Tuhan. Hingga akhirnya menetap di daerah yang di sebut Granada, Spanyol. Di sana mendengarkan khotbah yang disampaikan Yohanes dari Avila, setelah itu hidupnya berubah memulai kembali dengan pengharapan dan keberanian. Ia menjual seluruh harta miliknya dan mulai berkhotbah mewartakan Kristus kepada siapa saja yang dijumpai.

Santo Giovanni di Dio/Ilustrasi (Ist-santiebeati.it)

Jalan kekudusan tak henti ia jalani dengan kesetiaan, dengan tekun merawat mereka yang sakit. Ia pun berhasil mendirikan rumah sakit pertamanya pada tahun 1539 dengan bantuan dermawan. Dirinya bertekat bulat untuk merawat mereka yang menderita. Kesalahpahaman para masyarakat dalam merawat orang-orang yang mengalami sakit mental menjadi perhatian khususnya. Meskipun sama sekali tidak memiliki pendidikan medis, Yohanes menunjukkan dirinya merawat lebih baik daripada para dokter, terutama dalam upaya menyembuhkan penyakit mental, dan melakukan penyuluhan antisipasi penyakit kepada masyarakat. Bertekad, demi cintanya kepada Tuhan, ia mau melakukannya. Membaktikan dirinya sepenuhnya bagi Kristus dengan melayani sesama, merawat setiap mereka yang sakit.

Dirinya juga membentuk suatu ordo religius untuk mengabdikan diri bagi mereka yang miskin. Ordo mereka disebut Para Brother St. Yohanes da Deo. Ketika jatuh sakit, ia meninggal pada usia 55 tahun, dikanonisasi pada tahun 1690 oleh Beato Paus Inosensius XI. Bapa suci Paus Leo XIII memproklamasikan dirinya sebagai pelindung orang sakit, rumah sakit, perawat, dan asosiasi mereka, serta Santo pelindung Granada.

(santiebeati.it)

inspirasimu: Beato Leonidas (Leonid) Fedorov : 7 Maret

 

Tags

Stefani Ira Wijayanti

Staf Komisi Komunikasi Sosial, Konferensi Waligereja Indonesia, sejak Januari 2019-...

Related Articles

Check Also

Close
error: Silakan share link berita ini
Close