KATEKESETeladan Kita

Santo Cuthbert : 20 Maret

Uskup Lindisfarne, Inggris

CUTHBERT lahir pada pertengahan tahun 630-an, keluarganya merupakan petani di Northumbria, Inggris. Kesehariannya dihabiskan dengan menjadi pengembala domba dan bermain bersama teman-teman seusianya. Pada tahun 651, Cuthbert membulatkan tekatnya  untuk memenuhi panggilannya dan masuk biara, kemudian menjadi seorang imam.

Santo Cuthbert
Santo Cuthbert /Ilustrasi (Ist-katakombe.org)

Hari-harinya dihabiskan dengan berbagai kunjungan ke rumah-rumah umat antar desa, tak jarang dirinya harus berjalan kaki sangat jauh demi dapat mengunjungi rumah para umat yang dikasihinya. Berbicara dari hati ke hati dengan para umat kebahagiaan tersendiri baginya, banyak dari antara mereka merupakan petani dan pengembala domba, teringat akan masa lalunya dengan latar belakang yang sama dan kini berbagi cerita dengan sesamanya. Santo Curhbert membawa banyak orang datang kepada Tuhan dari berbagai lapisan masyarakat, mereka terkesan dengannya yang selalu membawa sukacita kasih dan kebajikan, menggambarkan Allah yang hidup di dalam dirinya.

Setelah menjadi uskup, tidak ada yang berubah dari dirinya, senantiasa semangat untuk membantu siapa saja yang memerlukannya tanpa kenal lelah, bekerja memberitakan injil kepada siapa saja yang ditemuinya, tetap mengunjungi para umat meskipun sibuk bahkan rela jarak tempuh yang jauh dan sulit dijangkau namun dengan sabar dan setia tetap ia jalani demi melayani umat yang dikasihinya. Ia merupakan seorang imam yang kudus dalam ketaatan doa.

Pada tahun 687, meninggal dalam terang kasih Tuhan dan tubuhnya dimakamkan di dekat biara Lindisfarne. Peringatan khusus akan dirinya setiap tanggal 20 Maret.

(santiebeati.it)

Inspirasimu: Beata Sibillina Biscossi : 19 Maret

Tags

Stefani Ira Wijayanti

Staf Komisi Komunikasi Sosial, Konferensi Waligereja Indonesia, sejak Januari 2019-...

Related Articles

error: Silakan share link berita ini
Close