KATEKESETeladan Kita

Santa Lucia Filippini : 25 Maret

LUCIA dilahirkan pada 13 Januari 1672 di Tarquinia. Orang tuanya merupakan kaum bangsawan yang terkenal jujur dan baik hati. Saat belum genap berusia 1 tahun, ibunya meninggalkannya untuk selama-lamanya, di susul ayahnya beberapa kemudian. Hidup menjadi seorang yatim piatu tidak mudah baginya untuk diterima namun berkat pertolongan Tuhan kisah pilu ini menjadi titik puncak baginya untuk membuat suatu perubahan arah hidup seutuhnya dan sepenuhnya kepada Tuhan.

Santa Lucia Filippini
Santa Lucia Filippini/Ilustrasi (Ist-santiebeati.it)

Hidupnya penuh dengan kebaikan, kejujuran dan sukacita karena Tuhan. Sejak menjadi yatim piatu Lusia menempuh pendidikannya di biara dengan para biarawati Benediktin. Hidup kudusnya sudah terlihat sejak ia kecil, ia dikenal sebagai seseorang dengan kerendahan hati dan ketaatan iman Katolik yang teguh.

Pada usia 16 tahun ia bertemu dengan Kardinal Barbarigo, setelah mendapat nasihat darinya, ia yang memutuskan untuk memasuki biara S. Chiara di Montefiascone. Kecerdasan yang mencerahkan dan membangkitkan hati adalah cita-citanya yang mulia. Dengan latar belakang biara kemudian, dan bantuan Kardinal Barbarigo, dia berkarya membuka beberapa sekolah di Montefiascone, memperluas institut di Roma dan di pusat-pusat Italia lainnya.

Santa Lusia Filipini meninggal karena sakit kanker payudara pada tahun 1732   dan dimakamkan di Cathedral of Montefiascone. Ia di beatifikasi pada tanggal 13 Juni 1926 oleh paus Pius XI dan di kanonisasi oleh paus Pius XI pada tanggal 22 Juni 1930.

 

Inspirasimu : Santo Oscar Arnulfo Romero : 24 Maret

Tags

Stefani Ira Wijayanti

Staf Komisi Komunikasi Sosial KWI

Related Articles

error: Content is protected !!
Close