KATEKESETeladan Kita

Santo Ephifanius Salamis : 12 Mei

EPHIFANIUS lahir sekitar tahun 310-320 M ditengah sebuah keluarga Yahudi Kristen di desa kecil Besanduk, dekat Eleutheropolis, Israel. Menempuh pendidikan Theologi serta Sastra klasik dan menjadi biarawan ditanah Mesir belajar. Ia pun berhasil menerima tahbisan seorang imam, Epiphanus kembali ke Palestina sekitar tahun 333 setelah menyelesaikan pendidikannya. Tinggal di biara yang ia dirikan di sebuah desa kecil dekat desa kelahirannya yang disebut desa Ad. Berbakti dan melayani para biarawan dan abbas (pemimpin biara) selama tiga puluh tahun.

Santo Ephifanius Salamis/ Ilustrasi
Santo Ephifanius Salamis/ Ilustrasi

Kristus memberikannya talenta fasih berbicara dalam lima bahasa berbeda; Ibrani, Syria, Mesir, Yunani, dan Latin. Pada tahun 365 Ephifanius diangkat menjadi Uskup Salamis, Siprus. Mengembalakan umat ke seluruh wilayah keuskupan demi meneguhkan iman umat dari ancaman berbagai bidaah. Beberapa buku yang pernah ia tuliskan terbit sekitar tahun 374-377 M, uskup Ephifanius menerbitkan bukunya yang terkenal dikenal berjudul ‘Panarion’ (yang berarti : Kotak Obat). Beberapa ajaran sesat yang disebutkan dalam Panarion tidak pernah disebutkan dalam dokumen lain dari masa itu dan masih selamat sampai saat ini.

Sejak abad kelima, Santo Ephifanius telah dihormati sebagai seorang pahlawan iman oleh Gereja di Timur dan Barat. Ia sering dianggap sebagai seorang bapa Gereja dan hari pestanya dirayakan pada setiap tanggal 12 Mei oleh Gereja Barat dan pada 17 Pashons dalam Kalender Gereja Koptik Mesir.

(Santiebeatie.it & Katakombe.org)

Inspirasimu : Santo Maiolo : 11 April

Tags

Stefani Ira Wijayanti

Staf Komisi Komunikasi Sosial, Konferensi Waligereja Indonesia, sejak Januari 2019-...

Related Articles

error: Silakan share link berita ini
Close