KATEKESETeladan Kita

Santa Gemma : 13 Mei

GEMMA dilahirkan sekitar tahun 1375 di San Sebastiano di Bisegna, di Abruzzo. Status sosial Keluarganya bukanlah dari kalangan mampu, mereka terpaksa berpindah ke Goriano Sicoli, di provinsi L’Aquila saat ini agar bisa melanjutkan hidupnya dengan keterbatasan yang ada. Namun malang nasibnya, tak lama setelah keluarganya pindah, daerah itu diserang wabah dan merenggut nyawa kedua orang tuanya. Seketika Gema menjadi seorang anak yatim piatu. 
Santa Gemma/Ilustrasi
Bertambahnya usia, Gemma semakin tertarik akan panggilan untuk membaktikan hidup sepenuhnya bagi kemuliaan Allah. Ia menjalani hidupnya dengan berlaku silih dan doa, ia pernah tinggal di biara lebih dikenal dengan sebutan rumah comare (di mana Santa Gemma juga tinggal) sekarang dikenal dengan rumah persaudaraan yang didedikasikan untuknya. Tempat ini sering dijadikan tempat ziarah oleh penduduk San Sebastiano pada tanggal 11 Mei setiap tahun.
beberapa waktu kemudian ia berpindah, sehari-hari ia tinggal di sel kecil yang terletak di sebelah gereja, dari tempat itu yang terlihat hanyalah altar saja. Sering kali ia merenungkan kisah wafat sengsara Yesus sambil melihat ke arah altar dan berdoa. Mengabdi untuk mempelajari Alkitab dan melimpahkan dirinya dalam bantuan rohani kepada begitu banyak orang. Selama 42 tahun membaktikan hidup bagi karya pelayanan dari balik sel pertapaan di Goriano Sicoli, milik Keuskupan Sulmona hingga akhirnya berpulang ke sisi Bapa di surga pada 13 Mei 1439 dan ajaibnya tubuhnya tetap utuh dan harum meskipun ia sudah meninggal.

(santiebeatie.it)

Inspirasimu : Santo Ephifanus Salamis : 12 Mei

Tags

Stefani Ira Wijayanti

Staf Komisi Komunikasi Sosial, Konferensi Waligereja Indonesia, sejak Januari 2019-...

Related Articles

error: Silakan share link berita ini
Close