KATEKESETeladan Kita

Santa Cesarea : 15 Mei

CESAREA hidup sekitar abad keempat belas dari pasangan bernama Luigi dan Lucrezia. Ia adalah anak yang dinantikan orang tuanya selama hampir sepuluh tahun lamanya, ketekunan dalam berdoa membuahkan hasil. Tuhan mengabulkan devosi mereka yakni hadirnya Cesarea menyemarakan suasana bahagia ditengah keluarga mereka.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Saat memasuki usia remaja, Ibunya wafat dan karenanya ia terpaksa harus meninggalkan rumah kedua orang tuanya karena semenjak kepergian sang ibu, ayahnya menjadi tidak berpihak padanya. Berjalan menyusuri desa hingga akhinya ia menemukan sebuah gua dan berlindung disana. Nama gua itu Marina Castro, letaknya di bawah bukit berbatu dekat Otranto.

Di sini ia menjalani kehidupannya, walaupun penuh dengan kekurangan, namun ia menjalaninya dengan berserah dan berdoa, sebagai pertapa yang berdevosi dan mendedikasikan sepenuhnya bagi Tuhan. Tak lama berselang ketenarannya menyebar ke seluruh Terra d’Otranto, banyak orang datang kepadanya meminta untuk didoakan. Sepanjang hidup Santa Cesarea dihabiskan dengan berdoa dan berbagi ucapan syukur dengan sesama, hingga sekitar abad XIV Santa Cesarea tutup usia dan disanalah dibangun sebuah Gereja sebagai pusat kultusnya sejak abad XVII.

Pesta liturgi baginya dirayakan setiap  tanggal 15 Mei.

(santiebeatie.it)

Inspirasimu : Santo Michael Garicoïts : 14 Mei

Tags

Stefani Ira Wijayanti

Staf Komisi Komunikasi Sosial, Konferensi Waligereja Indonesia, sejak Januari 2019-...

Related Articles

error: Silakan share link berita ini
Close