KATEKESETeladan Kita

Santo Dunstan : 19 Mei

DUNSTAN lahir di Glastonbury Inggris pada tahun 909. Salah satu santo yang paling dihormati diinggris dan menjadi salah seorang ‘peletak dasar bagi negeri Inggris’, memiliki peranan penting dan berpengaruh besar terhadap kehidupan politik dan Rohani bangsa Inggris selama abad ke-10.

Santo Dunstan / Ilustrasi

Pada tahun 943 Dunstan juga diangkat menjadi Abbas biara Glastonbury. Pada waktu itu biara Glastonbury, yang porak poranda karena serangan bangsa Denmark, mengalami suatu kemerosotan kehidupan membiara yang luar biasa seperti halnya banyak biara lainnya di Inggris pada masa itu. Namun di bawah bimbingan abbas muda Dunstan, biara Glastonbury bangkit, dengan semarak kembali. Usaha-usaha diikuti oleh biara-biara lainnya.

Ia juga berusaha memberantas praktek kekafiran dan berhasil membaharui kehidupan moral bangsa Inggris dan Imam-imam di seluruh keuskupan. Ketika terlibat dalam perselisihan besar  karena kritik yang disampaikannya kepada Raja Edred, seorang penguasa baru saat itu berakibat Dunstan dikucilkan dari Inggris dan mengasingkan diri ke Flanders. Ia mendapat kesempatan untuk membaharui biara-biara yang ada disana. Dikemudian hari semua pengalamannya di Flanders mempunyai pengaruh besar terhadap seluruh gagasannya tentang pembaharuan hidup monastik.

Ia menghabiskan sisa-sisa hidupnya di Canterbury sampai meninggal dunia pada tanggal 19 Mei 988. Jenazahnya di kuburkan di Katedral Canterbury.

(katakombe.org)

Inspirasimu : Santo Venantius : 18 Mei

Tags

Stefani Ira Wijayanti

Staf Komisi Komunikasi Sosial, Konferensi Waligereja Indonesia, sejak Januari 2019-...

Related Articles

error: Silakan share link berita ini
Close