KATEKESETeladan Kita

Santa Anna Pak A-gi : 24 Mei

ANNA lahir pada tahun 1783, keluarganya merupakan penganut Katolik. Mereka tinggal di sebuah desa kecil di tepi Sungai Han. Anna sejak kecil sangat mencintai Allah dengan sepenuh hati meskipun tak terlalu pandai dan mengalami kesulitan saat belajar katekese dan melafalkan doa-doa dasar dalam bahasa Latin saat itu. Ia tidak pernah putus asa dan senantiasa mengatakan hal-hal baik dalam hatinya bahwa bahwa meskipun ia tidak dapat mengenal Allah sebanyak dirinya inginkan namun ia dapat berusaha untuk mencintai Kristus dengan sepenuh hati.

Santa Anna Pak A-gi / Ilustrasi

Meskipun berasal dari keluarga sederhana, namun tetap berusaha mempertahankan kesalehan hidupnya. Memperjuangkan keadilan dan kebenaran, Anna memiliki devosi khusus kepada Kisah Sengsara Tuhan dan merenungkan lima luka-Nya dengan air mata. Kelembutan hatinya dan ketulusannya tergambar jelas melalui cara hidupnya, ketika mendengar ada umat Katolik yang ditangkap dan menderita karena disiksa, dia menceritakan tentang para martir Kristus dan mengungkapkan harapannya untuk memperoleh mahkota Kemartiran.

Anna Pak A-gi, yang saat itu berusia 57, tahun dijatuhi hukuman mati pada tanggal 10 Mei 1839 dengan tuduhan membaca buku-buku sesat dan gambar-gambar yang jahat. Ia dieksekusi bersama delapan martir Katolik lainnya pada hari Jumat tanggal 24 Mei 1839 di luar Pintu Gerbang Kecil Barat, Seoul Korea Selatan.

Santa Anna Pak A-gi dikanonisasi pada tanggal 6 Mei 1984 di Yoido, Seoul oleh Paus Yohanes Paulus II. 

(katakombe.org)

Inspirasimu : Santo Desiderius Langers : 23 Mei 2019

Tags

Stefani Ira Wijayanti

Staf Komisi Komunikasi Sosial KWI

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Close
error: Content is protected !!
Close