GEREJA KITASEPUTAR VATIKAN

Paus Fransiskus Mengajak Umat Untuk Berbagi Kepada Sesama Yang Membutuhkan

MIRIFICA.NET – Paus Fransiskus merayakan Misa Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus di daerah Casa Bertone, Roma. Bapa Suci Mendorong umat Katolik untuk senantiasa mengucapkan perkataan yang membawa berkat serta semangat berbagi kepada sesama.

“Berkat mengalirkan kebaikan.”

Umat diundang agar bersama-sama mau melipatgandakan apa yang menjadi milik dengan cara membantu sesama yang membutuhkan. Melalui homilinya, Sri Paus merefleksikan dua kata yakni “berbicara” dan “memberi”.

Berbicara dan Memberkati
“Berbicara untuk memberkati, segala sesuatu dimulai dengan berkat; Perkataan yang baik akan menciptakan berbagai kebaikan lainnya.” ujar pemimpin 1.3 miliar umat Katolik seperti dilansir vaticannews.va

Lebih lanjut Paus Fransiskus mengatakan bahwa tindakan memberkati merupakan anugerah, karena kita melakukan sesuatu yang baik untuk orang lain, tidak hanya bagi diri kita sendiri. Berkat, bukanlah frasa kosong tetapi mengandung ungkapan cinta. “Ekaristi sendiri merupakan sarana berkat.” Tuhan memberkati kita, anak-anak-Nya yang terkasih, dan dengan demikian mendorong kita untuk terus melangkah maju.”

Mudahnya mengucapkan kata-kata yang bersifat menghina dan melampiaskan kemarahan menjadi keprihatinan tersendiri bagi Sri Paus, “Janganlah kita membiarkan diri dikendalikan oleh kepahitan, karena kita makan “Roti” yang mengandung semua rasa manis di dalamnya. Umat Allah suka memuji, tidak mengeluh karena kita diciptakan untuk memberkati, bukan untuk menggerutu.” tandasnya.

Memberi
Kita diajak untuk merenungkan bagaimana Yesus memberikan roti kepada para murid dalam mukjizat penggandaan roti dan ikan untuk memberi makan lima ribu orang. Mukjizat ini, bukanlah trik sulap. Yesus percaya pada Bapa, kelima roti itu tidak pernah habis. Melalui kisah ini, Yesus juga sedang mengajarkan kepada murid-murid-Nya untuk selalu memberi, walau dalam keterbatasan. “Apa pun yang kita miliki dapat menghasilkan buah jika kita memberi dengan kerendahan hati,” Terang Sri Paus.

Dalam Ekaristi, umat mengimani bahwa “Allah sendiri hadir dalam rupa roti” dan memberikan diri-Nya bagi manusia. Allah yang memberikan diri-Nya kepada kita mengajak kita untuk membagi berkat yang sama kepada orang lain.

Berbagi Dengan Sesama Kita
Sebagai penutup, Sri Paus mengajak umat katolik untuk melihat realitas manusia yang lapar akan cinta dan perhatian. Tak sedikit yang lanjut usia hidup dalam kesepian karena tidak diperhatikan anak- anaknya. Sementara di sisi lain,  begitu banyak orang muda yang  sibuk mencari nafkah, mengejar impian mereka dan menjadi individualistis.

Tuhan hadir ke tengah kita dan menganugerahkan berkat-Nya bagi umat manusia. Dia mengajak kita untuk berani berbagi kepada sesama. Seperti Yesus yang telah membagi diri-Nya bagi kita, hendaknya kita juga berbagi berkat bagi sesama, terutama kepada mereka yang sangat membutuhkan.

Sumber: terjemahan bebas dari vaticannews.va

Tags

Stefani Ira Wijayanti

Staf Komisi Komunikasi Sosial, Konferensi Waligereja Indonesia, sejak Januari 2019-...

Related Articles

error: Silakan share link berita ini
Close