KATEKESETeladan Kita

Santa Maria Goretti : 06 Juli

MARIA GORETTI dilahirkan pada tanggal 16 Oktober 1890 di Corinaldo, Italia. Luigi Goretti, ayahnya, seorang petani miskin. Pada tahun 1899, pasangan Luigi dan Assunta Goretti beserta keempat anak mereka yang masih kecil: Angelo, Maria, Marino dan Allesandro. Mereka meninggalkan Corinaldo dalam usahanya mencari penghidupan yang lebih baik. Namun kerja keras tanpa henti menyebabkan ayahnya jatuh sakit dan tidak dapat bekerja sama sekali, penyakit malaria yang dideritanya bertambah parah hingga akhirnya sang ayah meninggal pada April 1902.

Setelah kepergian sang ayah untuk selamanya, beban berat yang ditanggung Maria kian bertambah namun berkat tanggung jawab yang dipikulnya kian menjadikan pribadinya lebih cepat dewasa dan matang dibandingkan dengan anak lain seusianya. Ia telah tumbuh menjadi seorang gadis cantik yang beriman dan saleh, serta tekun berdoa. Devosinya kepada Yesus serta ketaatannya kepada ibunya sungguh luar biasa. Nasihat ibunya terpatri sangat kuat di hatinya yakni bahwa Maria tidak boleh berbuat dosa apapun alasannya.

www.catholiccompany.com

Meskipun tidak dapat membaca dan menulis, Maria ikut pelajaran Katekumen dan beberapa bulan sebelumnya, yaitu pada tanggal 16 Juni 1901, ia telah menerima Komuni Kudusnya yang Pertama. Saat-saat menerima Komuni Kudus di gereja terdekat yang jaraknya dua jam perjalanan kaki itu sungguh amat membahagiakan hatinya.

Ditengah proses perjalanan hidupnya, Maria kerap menemui jalan berliku namun tak memudarkan iman untuk tetap menjaga kekudusannya. Dikisahkan suatu ketika pemuda bernama Allessandro datang menemui dan mencengkeram lengan Maria, ia mengancam akan membunuh Maria dengan menekankan sebilah pisau belati ke leher Maria jika tak mau diajak berbuat dosa. Saat itu Maria sangat ketakutan dibuatnya, namun dengan tegas ia menolak ajakan Allesandro. Merasa kesal karena tak berhasil membujuk Maria untuk menuruti kehendaknya, Allesandro gelap mata kemudian menikamkan belatinya ke tubuh Maria hingga terkapar tak sadarkan diri. Empat belas luka tikam ditemukan ditubuhnya, pasca operasi Maria sempat sadarkan diri. Setelah Pastor memberinya Komuni Kudus, Maria mengarahkan pandangannya pada Salib yang tergantung di dinding dan dengan tenang mengatakan pelepasan maafnya bagi Allesandro, sang pelaku. 

Teladan yang dilakukan Maria berhasil menggerakan hati Allesandro, mengubahkan hidupnya hingga akhirnya sadar akan kesalahan besar yang telah dilakukannya dan berjalan kembali kepada Tuhan dengan membawa pertobatan diri. Santa Maria Goretti meninggal dalam usia 11 tahun pada tanggal 6 Juli 1902, pada pesta Tubuh dan Darah Kristus. 

Sumber:  Katakombe.org

Inspirasimu: Santo Antonius Maria Zaccaria : 05 Juli

Tags

Stefani Ira Wijayanti

Staf Komisi Komunikasi Sosial, Konferensi Waligereja Indonesia, sejak Januari 2019-...

Related Articles

error: Silakan share link berita ini
Close