BOOK REVIEW

Panggilan Menjadi Formator Seminari

Referensi buku menjadi formator seminari dari Komisi Seminari KWI

Detail ..

Pesan Tokoh Lintas Agama Atas Kondisi Bangsa Indonesia

06 Februari 2013 14:00

(27/1/2013)Center for Dialogue and Cooperation Among Civilization  (CDCC) mengadakan press conference tokoh lintas agama bertajuk maraknya konflik horizontal antarwarga yang terjadi di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini diselenggarakan di Gedung CDCC, Jalan Kemiri No. 24, Menteng, Jakarta. Press conference tersebut dihadiri oleh empat (4) tokoh lintas agama, di antaranya M. Din Syamsuddin (Ketua Umum PP Muhamaddiyah); S. N. Suwisma (Ketua Umum Parisada Hindu Darma Indonesia); Romo Benny Susetyo (Sekretaris Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan KWI); dan WS Wawan Wiratma (Ketua Umum MATAKIN).

Konferensi pers pesan tokoh lintas agama atas kondisi bangsa Indonesia diadakan dengan mencermati fenomena semakin maraknya konflik-konflik horizontal antarwarga yang terjadi secara berulang di beberapa wilayah Indonesia, seperti Ambon, Poso, Lampung, dan termasuk yang terakhir terjadi di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Konflik-konflik yang terjadi menimbulkan kerusakan (tempat ibadah, rumah, dan tempat usaha) serta kerugian material da nnon-material, bahkan korban jiwa. "Di Sumbawa, jumlah pengungsi mencapai 2.000 lebih, bahkan hampir 3.000, terdiri dari ibu, orangtua, dan anak-anak yang tidak berdosa dan tidak tahu-menahu", kata Din Syamsuddin.

Dalam kesempatan tersebut, para tokoh lintas agama di Indonesia menyampaikan pesan yang terdiri dari sembilanCDCC1 (9) poin. Salah satu dari kesembilan poin yang ada antara lain mengajak setiap umat beragama di Indonesia untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi-informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dalam menyikapi kehidupan sosial masyarakat, serta tidak mudah mengaitkan kejadian individual atau kriminal dengan sentimen kesukuan dan keagamaan (SARA) serta tidak melakukan kekerasan atas nama apapun kepada sesama manusia. Seluruh umat beragama di Indonesia diharapkan menjaga kerukunan dan keharmonisan dalam kemajemukan, sehingga bangsa Indonesia dapat menjadi contoh/teladan bagi bangsa-bangsa lain.

Kesembilan pesan yang disampaikan oleh para tokoh lintas agama di Indonesia tersebut tertuang dalam press release serta ditandatangi oleh keempat tokoh tersebut di atas. (Benedicta Fcl,Komisi HAK-KWI)


Viewed: 682 ; Printed: 224


~~ arsip ~~