BOOK REVIEW

Psikologi Dan Pendidikan Calon Imam

Dokumen Vatikan dari Congregazione per L'Educazione Cattolica untuk Pendidikan Calon Imam

Detail ..

Imam dan Milenium Ketiga

Buku ini berisi dokumen Gereja tentang Imam sebagai Guru Sabda, Pelayan Sakramen, dan Pemimpin Jemaat Kristen

Detail ..


Jendela Alkitab Harian

Renungan Harian 3 September 2010

02 September 2010 18:13

Jumat, 3 September 2010

Bacaan:

  • 1Kor. 4:1-5;
  • Mzm. 37:3-4,5-6,27-28,39-40;
  • Luk. 5:33-39

Renungan

Ajaran tentang pantang dan puasa, sering dipahami sebagai hukum kaku yang harus dijalankan sesuai dengan aturan yang tertulis. Sehingga seringkali penghayatan ajaran ini lebih menekankan tindakan lahiriah. Puasa sebenarnya bukan hanya soal makan dan minum yang dapat dilihat dan dicatat; namun puasa lebih sebagai kemampuan mengolah hati dan budi untuk menahan dan menguasai diri dalam hidup dan segala tindakannya.

Hari ini Yesus membela para murid yang makan-minum dan tidak puasa. Yesus mengajak kita untuk memahami bahwa puasa lebih mengarah pada hidup baru bersama Tuhan. Puasa memampukan orang menguasai dan menahan diri sekaligus menjadi sarana yang memampukan kita mengolah dan menata hidup.

Hidup yang diolah dan ditata, akan melahirkan cinta. Cinta akan memampukan kita untuk, gembira, jujur, adil, ramah, tidak pilih kasih, dan mampu memaafkan serta memahami sesama. Puasa sejati adalah soal cara kita belajar untuk menguasai dan mengendalikan diri dalam seluruh aspek kehidupan kita.

(Renungan Harian Mutiara Iman 2010, Yayasan Pustaka Nusatama)



Viewed: 35 ; Printed: 3


~~ arsip ~~