SEPUTAR VATIKAN

Para Kardinal menolak upaya Paus Fransiskus menikahkan orang yang sudah bercerai

Menjelang sinode para uskup tentang keluarga di Vatikan, harapan Paus Fransiskus untuk meringankan sikap keras Gereja Katolik terhadap umat Katolik yang bercerai, menikah lagi dan menerima Komuni telah menjadi batu sandungan dimana lima kardinal menolak dengan tegas terhadap sikap pemimpin Gereja Katolik itu terkait masalah tersebut, lapor media Italia pada Rabu.

Paus Fransiskus, yang terkenal pembela kaum miskin dan rentan tersebut telah membawa angin perubahan dalam institusi Gereja. Namun, akhir pekan lalu kaum tradisionalis tidak menerima cara Bapa Suci dengan menikahkan pasangan bermasalah tersebut di Basilika Santo Petrus, Vatikan.

Dari 20 pasangan  yang melakukan janji setia perkawinan mereka di depan Paus Fransiskus, beberapa orang sudah pernah kumpul kebo dan satu pengantin adalah seorang ibu tunggal.

Paus Fransiskus meminta pendekatan lebih “bermurah hati” kepada umat Katolik yang bercerai, menikah lagi dan menerima Komuni.

Dalam Misa di kapel pribadinya, Paus Fransiskus juga mengatakan Gereja harus “mendampingi … tidak menghukum” mereka yang kehidupan perkawinan mereka tidak utuh lagi.

Kalangan konservatif telah menerbitkan sebuah buku berjudul, “Remaining in the Truth of Christ“, yang menyatukan pendapat dari lima pemimpin Katolik – termasuk kritikus paling vokal Gerhard Ludwig Kardinal Muller, Prefek Kongregasi Ajaran Iman Vatikan – dan empat ahli lainnya.

Perbedaan pendapat di Vatikan terkait isu tersebut semakin mencuat menjelang sinode para uskup yang akan berlangsung selama dua minggu tentang masalah keluarga pada Oktober di Vatikan.

Editor buku itu, Pastor Robert Dodaro, menulis pada bagian pendahuluan, mengatakan para kardinal perlu “bersatu mempertahankan bahwa Perjanjian Baru menunjukkan kepada kita bahwa Kristus melarang perceraian.”

Sumber: http://www.ucanews.com/news/cardinals-reject-popes-message-of-hope-for-remarried-couples/71979

Keterangan foto: Paus Fransiskus memberkati beberapa pasangan nikah di Basilika Santo Petrus pada tanggal 14 september 2014 (AFP Photo/Alberto Pizzoli)

RD. Kamilus Pantus

Imam diosesan (praja) Keuskupan Weetebula (Pulau Sumba, NTT); misiolog, lulusan Universitas Urbaniana Roma; berkarya sebagai Sekretaris Eksekutif Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) KWI, Juli 2013-Juli 2019

Aritikel Terkait

Back to top button
instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share