Teladan Kita

St Yohanes Leonardi, 9 Oktober

Yohanes Leonardi yang dilahirkan pada tahun 1541 ini di kemudian hari menjadi seorang apoteker di Lucca, Italia. Ketika usianya duapuluh lima tahun, Yohanes merasakan panggilan untuk menjadi seorang imam. Ia mulai belajar dan akhirnya ditahbiskan sebagai imam pada tahun 1572. Pastor Leonardi menghabiskan waktunya dengan mengajarkan iman kepada anak-anak dan mempersiapkan para katekis. Pelayanan aktif juga membawanya ke rumah-rumah sakit dan penjara-penjara. Sekelompok pemuda di Lucca berkumpul menyertai Pastor Leonardi serta membantunya dalam karya-karyanya yang mengagumkan. Pada akhirnya, kelompok ini menjadi suatu kongregasi religius para imam yang disebut Pekerja-pekerja Bunda Allah. Kepada Pastor Leonardi diberikan sebuah gereja sebagai pusat karyanya di Lucca. Para pengikutnya memberikan perhatian pada kebutuhan-kebutuhan rohani umat di paroki baru mereka. Pastor Leonardi selanjutnya pindah ke Roma di mana sahabat karibnya, St Filipus Neri, tinggal. St Filipus adalah pembimbing rohaninya. Pelayanan Pastor Leonardi terkadang terasa berat dan sulit akibat segala gejolak politik dan rohani di Eropa. Tetapi, St Filipus percaya pada Pastor Leonardi dan pada karya-karya baik yang dilakukan kongregasi para imamnya. St Filipus memberikan rumahnya sendiri di Roma. Wisma itu disebut “St William dari Cinta Kasih”. Bersama rumah, diberikan juga kucing St Filipus. Dengan senang hati St Yohanes memeliharanya.

St Yohanes Leonardi
St Yohanes Leonardi

St Yohanes Leonardi dan para imamnya mendatangkan pengaruh religius yang kuat atas umat Italia. Ordo mereka kemudian secara resmi diakui oleh Paus Klemens VIII pada tahun 1595. Pendirinya wafat akibat wabah penyakit pada tanggal 9 Oktober 1609 sementara melayani pasien-pasien kurban wabah. St Yohanes Leonardi dimaklumkan kudus oleh Paus Pius XI pada tahun 1938.

St Yohanes Leonardi mengukirkan dalam hatinya misi Gereja, yakni “mewartakan Injil kepada segala bangsa”.

Diterjemahkan oleh YESAYA: www.indocell.net/yesaya atas ijin Pauline Books & Media.

RD. Kamilus Pantus

Imam diosesan (praja) Keuskupan Weetebula (Pulau Sumba, NTT); misiolog, lulusan Universitas Urbaniana Roma; berkarya sebagai Sekretaris Eksekutif Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) KWI, Juli 2013-Juli 2019

Related Articles

instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share
error: Silakan share link berita ini
Close