Harian

Berjaga-jagalah! Ef.2:12-22 ; Luk.12:35-38, (Renungan Hari Pangan Sedunia, 21 Oktober 2014)

Tampaknya  dunia kita sehari-hari ini disuguhi dengan begitu banyak kekerasan dan penderitaan. Perang, bencana alam, tindak kejahatan dan masalah-masalah sosial lainnya kerapkali membawa manusia pada penderitaan. Penderitaan yang sangat mudah ditemui disekitar kita adalah kelaparan. Bahkan penderitaan ini menjadi sangat umum ditemui di kawasan Asia Pasifik. Kondisi kelaparan adalah kondisi tidak tersedianya dan memadainya kecukupan pangan untuk hidup manusia di bumi.

Bacaan Injil hari sangat jelas pesannya. Yesus mengumpamakan Kerajaan Allah seperti para hamba yang berjaga menantikan tuannya yang sedang menghadiri pesta perkawinan. Berjaga-jaga menantikan kehadiran Tuhan dengan senantiasa berbuat baik adalah salah satu keutamaan murid Kristus. Dalam perumpamaan sangat jelas, mereka yang terlebih dahulu siap dan mau berjaga-jaga akan senantiasa mendapat tempat dalam pesta perkawinan (Kerajaan Allah). Berjaga-jaga di sini mempunyai arti bersiap-siap sekaligus waspada dan peduli kepada orang lain.

Dikaitkan dengan hari pangan sedunia pesan Injil macam apa yang bisa kita ambil? Berjaga-jaga mempunyai makna bersiap-siap, waspada, sekaligus peduli kepada orang lain. Pesan hari pangan sedunia  jelas, yaitu kita dihimbau untuk semakin mengupayakan kedaulatan atas pangan yaitu ketersediaan pangan yang cukup bagi semua penduduk, khususnya di daerah rawan pangan.

Pertanyaan reflektif:

Yang bisa kita renungkan adalah sejauh mana para pemangku kepentingan, baik itu produsen, konsumen, dan pelaku distribusi peduli kepada upaya kedaulatan pangan untuk semua warga? Sejauh mana mereka juga ikut “berjaga-jaga” dalam mengupayakan pangan untuk semua?

Doa:

Ya Allah Bapa yang penuh kasih, ajarlah kami untuk senantiasa “berjaga-jaga” dengan peduli kepada sesama. Khususnya sesama yang menderita dan masih belum mampu mencukupi kebutuhan pangannya. Semoga inspirasi Injil hari ini menginspirasikan kami untuk senantiasa peduli dan berbuat untuk mereka yang lapar dan membutuhkan bantuan kami. Demi Yesus Kristus Tuhan dan Pengantara kami. Amin. (RD H. Sridanto Aribowo)

Komsos KWI

Membantu para Waligereja mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman, menghayati nilai-nilai universal, serta mampu menggunakan media komunikasi secara bertanggung jawab demi terciptanya persaudaraan sejati dan kemajuan bersama.

Aritikel Terkait

Back to top button
instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share