HarianJendela Alkitab

Tak Gentar Suarakan Kebenaran

ALLAH menanti dengan penuh kerinduan akan pertobatan bangsa Israel. Ia ingin agar mereka bersedia melepaskan diri dari belenggu dosa untuk kembali dekat denganNya.

Itu sebabnya Yesus sangat kecewa terhadap sikap bangsa Israel yang menolak uluran kasihNya dan lebih memilih untuk hidup dalam gelimang dosa.

Yesus mengetahui bahwa Ia akan mengalami nasib seperti nabi-nabi terdahulu.

Namun demi mewujudkan rencana keselamatan Allah, Ia tetap melanjutkan perjalananNya menuju Yerusalem. Ia siap menghadapi resiko seberat apapun.

Menjadi pengikut Kristus tidaklah mudah, harus siap menderita.

Selain berperang melawan diri sendiri untuk mengalahkan ego pribadi, kita juga harus berani melawan banyak orang, menjadi kaum minoritas, demi menyuarakan kebenaran.

Mari teladani sikap Yesus.

Miliki komitmen untuk tetap setia kepadaNya dan berani menjadi saksiNya walaupun medan yang kita lalui sungguh berat.

Ingat akan janjiNya bahwa Ia akan menyertai kita sampai akhir zaman.

Bersama Yesus, siapa takut?

Tags

Veronica Hendrajati Angkatirta

Alumnus Fakultas Elektro ITB dan pernah lama bekerja di IBM Indonesia; umat Paroki St. Yakobus Kelapa Gading, Jakarta Utara dan Wakil Koordinator Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini; senang merangkai kata-kata renungan yang menjadi 'kata hati' untuk satu hari (thoughts of the day).

Related Articles

instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share
error: Silakan share link berita ini
Close