HarianJendela Alkitab

Renungan Harian, Kamis 4 Desember 2014

(Yes.26:1-6 dan Mat. 7:21.24-27)

Banyak orang yang dapat berdoa dengan lancar, kata-katanya pun indah di dengar. Hal ini baik, tidak salah. Kita tidak boleh mengatakan bahwa orang-orang yang mengucapkan kalimat doanya dengan indah itu salah. Tidak, tidak sama sekali! Tetapi masalahnya, bila doa itu hanya sebatas mulut, apa pun sikap tubuh yang diperagakan, belumlah berarti apa-apa untuk sebuah doa dalam arti yang sesungguhnya!. Idealnya, isi doa bersumber dari kedalaman niat hati yang murni., dan doa itu  dibaktikan sepenuhnya  dalam hidupnya.

Perkara pengabulan doa itu sebenarnya bukan untuk kepuasan pribadi kita, tetapi untuk keperluan pewartaan Injil dan pemberlakuan Kerajaan Allah. Segala materi dan hal-hal yang tampak itu semestinya adalah hanya sebagai sarana penunjang pelayanan kita kepada Allah di dunia ini. “Kebutuhan” yang utama dalam hidup kita itu sebenarnya adalah kedekatan dengan Allah supaya kita bisa mengasihi-Nya dan mengasihi diri kita dan sesama. Jika kita benar-benar mengenal Allah, pastilah kita tahu apa saja yang layak untuk kita minta melalui doa.

Sabda Tuhan hari ini membuka pikiran kita, bahwa yang disebut orang yang bijaksana adalah mereka yang membangun hidupnya dan setia serta terus-menerus melakukan kehendak Tuhan. Jadi, bukan soal sudah berapa banyak, berapa sering dan berapa dalam kita menyebut nama Tuhan, tetapi seberapa sering dan konsisiten mewujudkan maksud kehendak Tuhan dalam kehidupan kita sehari-hari.

Ya Tuhan, hanya orang yang dekat dengan Allah sajalah, yang tahu setiap kebutuhannya untuk dibawa ke dalam doa dan akhirnya terkabul, semoga aku memahami hal ini. Amin

 

 

 

Tags

Sr. Angela Siallagan, FCJM

Anggota dari Kongregasi FCJM (Franciscanae Filiae Sanctissimae Cordis Jesus et Mariae). Suster-suster Fransiskan puteri-puteri hati Kudus Yesus dan Maria, yang berkarya di Pematang Siantar, Keuskupan Agung Medan

Related Articles

instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share
error: Silakan share link berita ini
Close