HarianJendela Alkitab

Renungan Harian: Jumat, 06 Maret 2015

Bacaan I: Kej. 37:3-4.12.13a.17b-28, Injil: Mat. 21:33-43.45-46

MAT  21:33 “Dengarkanlah suatu perumpamaan yang lain. Adalah seorang tuan tanah membuka kebun anggur dan menanam pagar sekelilingnya. Ia menggali lobang tempat memeras anggur dan mendirikan menara jaga di dalam kebun itu. Kemudian ia menyewakan kebun itu kepada penggarap-penggarap lalu berangkat ke negeri lain.

Mat 21:34  Ketika hampir tiba musim petik, ia menyuruh hamba-hambanya kepada penggarap-penggarap itu untuk menerima hasil yang menjadi bagiannya.

Mat 21:35 Tetapi penggarap-penggarap itu menangkap hamba-hambanya itu: mereka memukul yang seorang, membunuh yang lain dan melempari yang lain pula dengan batu.

Mat 21:36 Kemudian tuan itu menyuruh pula hamba-hamba yang lain, lebih banyak dari pada yang semula, tetapi merekapun diperlakukan sama seperti kawan-kawan mereka.

Mat 21:37 Akhirnya ia menyuruh anaknya kepada mereka, katanya: Anakku akan mereka segani.

Mat 21:38  Tetapi ketika penggarap-penggarap itu melihat anaknya itu, mereka berkata seorang kepada yang lain: Ia adalah ahli waris, mari kita bunuh dia, supaya warisannya menjadi milik kita.

Mat 21:39 Mereka menangkapnya dan melemparkannya ke luar kebun anggur itu, lalu membunuhnya.

Mat 21:40 Maka apabila tuan kebun anggur itu datang, apakah yang akan dilakukannya dengan penggarap-penggarap itu?”

Mat 21:41 Kata mereka kepada-Nya: “Ia akan membinasakan orang-orang jahat itu dan kebun anggurnya akan disewakannya kepada penggarap-penggarap lain, yang akan menyerahkan hasilnya kepadanya pada waktunya.”

Mat 21:42 Kata Yesus kepada mereka: “Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita.

Mat 21:43 Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu.

Mat 21:44Dan barangsiapa jatuh ke atas batu itu, ia akan hancur dan barangsiapa ditimpa batu itu, ia akan remuk.

Mat 21:45 Ketika imam-imam kepala dan orang-orang Farisi mendengar perumpamaan-perumpamaan Yesus, mereka mengerti, bahwa merekalah yang dimaksudkan-Nya.

Mat 21:46 Dan mereka berusaha untuk menangkap Dia, tetapi mereka takut kepada orang banyak, karena orang banyak itu menganggap Dia nabi.

Renungan

Kedengkian  dan  iri  hati yang melanda hati anak – anak Israel masih terjadi  sampai hari ini. Orang masih sulit menerima keberhasilan orang lain.  Kalau sudah begini, usaha saling menjatuhkan , memukul, memfitnah, bisa diambil oleh orang lain.  Jalan yang kita tempuh bisa berliku dan kadang – kadang membingungkan dan mebuat putus  asa,   tetapi kalau kita melakukan kebenaran, Tuhan akan berada di pihak kita.  Tuhan tidak salah memilih Yusuf,  yang meskipun paling muda, tetapi paling bijaksana.  Kita pun bisa  sepertidia jika melakukan hal  yang benar di hadapan Tuhan.

Kejahatan bisa kita lakukan kalau kita menginginkan lebih banyak dan tidak pernah puas.  Iri hati hanyalah “ cabang “ dari sifat tamak dan tak pernah puas.  Katika mata hati kita membuta, maka Tuhan pun bahkan bisa kita anggap tidak adil.  Sebaliknya, jika kita bersikap menerima dan jujur, Tuhan akan memberikan tanggung jawab yang lebih besar kepada kita, sebab Ia aingin membesarkan Kerajaan –Nya di dunia ini  supaya  semakin  banyak  orang  menikmati  damai  sejahtera.

Ya Tuhan, penuhilah aku dengan damai sejahtera-Mu, agar apa pun yang aku lalukan jangan sampai merugikan orang lain dan meyusahkan hati-Mu. Amin.

Teks : Ziarah Batin 2015

Ilustrasi :  Dengki dan Iri Hati – maknahidup.blogdetik.com

 

 

Tags

Komsos KWI

Membantu para Waligereja mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman, menghayati nilai-nilai universal, serta mampu menggunakan media komunikasi secara bertanggung jawab demi terciptanya persaudaraan sejati dan kemajuan bersama.

Related Articles

instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share
error: Silakan share link berita ini
Close