Teladan Kita

S. Jonas dan Barachisius, 29 Maret

Raja Sapor dari Persia berkuasa pada abad keempat. Ia membenci umat Kristiani dan menganiaya mereka dengan keji. Ia menghancurkan gereja-gereja dan biara-biara. Dua orang bersaudara bernama Jonas dan Barachisius mendengar kabar mengenai penganiayaan ini dan bahwa banyak umat Kristiani dijatuhi hukuman mati.

Keduanya memutuskan untuk pergi menolong dan menyemangati mereka untuk tetap setia pada Kristus. Jonas dan Barachisius sadar benar bahwa mereka, juga, dapat tertangkap. Namun hal itu tak menghalangi mereka. Hati mereka terlalu dipenuhi kasih bagi sesama sehingga nyaris tak ada ruang untuk memikirkan diri sendiri.

Akhirnya, kedua bersaudara itu pun tertangkap dan dijebloskan ke dalam penjara. Kepada mereka dikatakan bahwa jika mereka tidak menyembah matahari, bulan, api dan air, mereka akan dianiaya dan dijatuhi hukuman mati. Tetntu saja, mereka menolak menyembah suatupun atau siapapun terkecuali Allah yang benar dan esa. Mereka harus banyak menderita, tetapi mereka berdoa. Mereka terus memikirkan bagaimana Tuhan kita telah menderita sengsara bagi mereka. Kedua bersaudara itu menanggung siksa aniaya yang ngeri, namun tak hendak menyangkal iman. Pada akhirnya, mereka dijatuhi hukuman mati dan dengan sukacita menyerahkan nyawa bagi Yesus. Jonas dan Barachisius wafat sebagai martir pada tahun 327.

Adaah ruang dalam hidupku di mana aku dipanggil untuk lebih murah hati? Bagaimanakah aku mengalami betapa orang-orang lain telah memberikan diri mereka untuk membantuku dalam kebutuhan-kebutuhanku sendiri?

Sumber: “diterjemahkan oleh YESAYA: www.indocell.net/yesaya atas ijin Pauline Books & Media.”

Credit Foto: Santo Jonas dan Barachisius, 365rosario.blogspot.com

RD. Kamilus Pantus

Imam diosesan (praja) Keuskupan Weetebula (Pulau Sumba, NTT); misiolog, lulusan Universitas Urbaniana Roma; berkarya sebagai Sekretaris Eksekutif Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) KWI, Juli 2013-Juli 2019

Related Articles

Check Also

Close
instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share
error: Silakan share link berita ini
Close