HarianJendela Alkitab

Renungan Harian: Sabtu, 06 Juni 2015

Bacaan I: Tob. 12:1.5-15.20, Injil: Mrk. 12:38-44

MRK  12:35 Pada suatu kali ketika Yesus mengajar di Bait Allah, Ia berkata: “Bagaimana ahli-ahli Taurat dapat mengatakan, bahwa Mesias adalah anak Daud?

Mrk 12:36 Daud sendiri oleh pimpinan Roh Kudus berkata: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu.

Mrk 12:37 Daud sendiri menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya pula?” Orang banyak yang besar jumlahnya mendengarkan Dia dengan penuh minat.

 

Renungan

Dalam Injil hari ini, Yesus menampilkan sebuah kontras antara orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat dengan seorang janda yang miskin. Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat menampilkan diri di depan umum sebagai orang-orang saleh, walaupun di belakang layar mereka menelan rumah janda-janda. Sebaliknya, janda miskin itu tidak menampilkan diri sebagai pendoa, tetapi dia memberikan uang yang merupakan seluruh nafkahnya ke dalam kotak derma.

Intisari dari kehidupan beragama adalah berbuat baik. Ada orang yangmembatasi lehidupan beragama pada urusan-urusan atau perayaan-perayaan. Mereka memisahkan urusan agama dari kehidupan sehari-hari. Agama itu terkurung di dalam Gereja atau rumah ibadat. Sementara kehidupan sehari-hari tidak mempunyai hubungan dengan apa yang terjadi di dalam rumah ibadat itu. Itulah sebabnya tidak sedikit orang-orang beragama yang melakukan kejahatan. Pada hal agama dan kehidupan sehari-hari mestinya mempunyai hubungan yang sangat erat. Kehidupan sehari-hari hendaknya merupakan kelanjutan dari apa yang kita doakan. Sementara itu doa-doa kita mestinya lahir dari pengalaman kehidupan sehari-hari.

Tuhan, melalui Santo Yakobus, Engkau member aku peringatan: “Iman tanpa perbuatan adalah mati”. Bantulah aku agar mampu mengamalkan imanku dalah kehidupan sehari-hari. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2015

Credit Photo: Janda miskin, www.hidupkatolik.com

 

Tags

Komsos KWI

Membantu para Waligereja mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman, menghayati nilai-nilai universal, serta mampu menggunakan media komunikasi secara bertanggung jawab demi terciptanya persaudaraan sejati dan kemajuan bersama.

Related Articles

instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share
error: Silakan share link berita ini
Close