HarianJendela Alkitab

Hargai Seseorang Apa Adanya, Bukan Ada Apanya

PENDUDUK Nazaret, kota asal Yesus, tidak menghargai Yesus karena Ia bukan berasal dari kalangan terhormat. Ketidakpercayaan mereka membatasi karya Allah, sehingga tidak terjadi satu pun mukjizat di sana.

Yesus mengundang kita untuk bersikap rendah hati, mau menghargai setiap pribadi. Janganlah kita menolak atau meremehkan seseorang hanya karena penampilannya yang kurang mengesankan, latar belakang pendidikannya yang minim, atau karena ia berasal dari kalangan tidak mampu. Sadari bahwa Allah kerap hadir dan menyapa kita lewat pribadi-pribadi sederhana di sekitar kita. Jangan sampai kita kehilangan kesempatan mendapatkan berkatNya akibat sikap arogansi kita.

Mari perbaiki sikap kita, belajar untuk menghargai setiap pribadi apa adanya, bukan karena ada apanya.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Tags

Veronica Hendrajati Angkatirta

Alumnus Fakultas Elektro ITB dan pernah lama bekerja di IBM Indonesia; umat Paroki St. Yakobus Kelapa Gading, Jakarta Utara dan Wakil Koordinator Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini; senang merangkai kata-kata renungan yang menjadi 'kata hati' untuk satu hari (thoughts of the day).

Related Articles

instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share
error: Silakan share link berita ini
Close