Jendela Alkitab

Senantiasa Bersyukur, Jangan Menuntut Tanda

PENDUDUK kota Niniwe bertobat dan mengalami keselamatan setelah mendengar seruan dari nabi Yunus. Berbeda dengan kaum Farisi dan ahli Taurat yang tetap tidak percaya kepada Yesus walaupun Yesus telah mengadakan berbagai mukjizat. Mereka menuntut lebih banyak tanda dariNya untuk membuktikan bahwa Ia adalah Sang Mesias. Yesus menegur mereka dan menolak permintaan mereka.

Teguran Yesus kepada kaum Farisi dan ahli Taurat juga ditujukan kepada kita semua. Jangan selalu menuntut tanda atau mukjizat sebagai bukti kepercayaan kita kepadaNya. Karena iman lahir dari hati, bukan dari banyaknya tanda yang dibuat.

Bukalah hati kita, sadari bahwa kebangkitan Yesus merupakan tanda terbesar, yang jauh melebihi tanda nabi Yunus. Dengan kebangkitanNya, maut dikalahkan sehingga kelak kita juga dapat dibangkitkan bersamaNya untuk memasuki kehidupan abadi. Mari bersyukur atas kebaikan Tuhan dan senantiasa bangun sikap pertobatan dalam keseharian hidup, agar kita boleh memperoleh keselamatan.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Tags

Veronica Hendrajati Angkatirta

Alumnus Fakultas Elektro ITB dan pernah lama bekerja di IBM Indonesia; umat Paroki St. Yakobus Kelapa Gading, Jakarta Utara dan Wakil Koordinator Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini; senang merangkai kata-kata renungan yang menjadi 'kata hati' untuk satu hari (thoughts of the day).

Related Articles

instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share
error: Silakan share link berita ini
Close