Urbi

Mengolah Sampah Jadi Berharga

SAMPAH tentu tidak asing lagi bagi banyak orang.Ketika mendengar istilah sampah orang akan spontan merasa jijik dan bau. Berbeda bagi mahasiswa-mahasiswi STP Santo Bonaventura KAM. Bagi mahasiswa- mahasiswi ini sampah tidaklah selamanya jijik, bau, dan meresahkan hidup banyak orang. Sampah bias menjadi barang berguna dan berharga jika diolah dengan baik.

Keterampilan mengolah sampah menjadi barang berguna sangat penting dipelajari karena dapat menambah sumber pendapatan. Keterampilan itulah yang dilatih oleh narasumber terhadap mahasiswa-mahasiswi STP Santo Bonaventura KAM, pada Selasa-Kamis (26-28 Januari 2016) di Aula St. Herman Yosep.

Narasumber pelatihan keterampilan bagi mahasiswa-mahasiswi STP Santo Bonaventura KAM ini tak lain dan tak bukan Sr. Hermina Sinaga, KSSY dan Sr. Yashinta Situmorang, KSSY.

Narasumber ini sangat berpengalaman mengolah sampah jadi barang berharga, yaitu alas piring, tas Kitab Suci, tas kecil dan lain sebagainya.

Kualitas barang-barang yang terbuat dari sampah ini cukup baik.Kegiatan pengolahan sampah jadi barang berguna dilakukan terhadap mahasiswa-mahasiswi STP Santo Bonaventura KAM sebagai keahlian bagi mereka.

Ketua STP Santo Bonaventura KAM, Fr. Tugas Ginting, S.Pd.,MA.Pas., berharap mahasiswa-mahasiswi yang akan KKNP dapat menerapkan keterampilan ini di tempat mereka akan melaksanakan KKNP.

Dengan keterampilan ini mahasiswa-mahasiswi diharapkan dapat menambah pengetahuan umat di tempat mereka KKNP sehingga umat senang karena tatambah pengetahuan atau keterampilan mereka.

Hari terakhir kegiatan pelatihan pengolahan sampah tersebut, Ketua STP sangat berterimakasih kepada narasumber.Rasa terima kasih itu karena narasumber telah memberikan keterampilan yang cukup penting bagi mahasiswa-mahasiswi.

Keterampilan itu cukup penting karena mudah dipelajari dan gampang dipraktikkan. Ungkapan terima kasih juga disampaikan oleh Ketua Panitia, Drs. Mimpin Sembiring, M.Psi. Beliau berharap apa yang sudah disampaikan oleh narasumber dapat berguna dan dikembangkan oleh mahasiswa sebagai nilai tambah dalam kehidupan bermasayarakatk hususnya di lokasi KKNP.

Erikson Simbolon, M.Pd.

DosenTetap STP Santo Bonaventura KAM

Kredit Foto: Mahasiswa STP. St. Bonaventura mengikuti pelatihan mengolah sampah menjadi sesuatu yang berguna.

 

 

Komsos KWI

Membantu para Waligereja mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman, menghayati nilai-nilai universal, serta mampu menggunakan media komunikasi secara bertanggung jawab demi terciptanya persaudaraan sejati dan kemajuan bersama.

Aritikel Terkait

Back to top button
instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share