DOA BREVIRMINGGUSORE

28 Februari│Minggu Pekan Prapaskah III (U)│Ibadat Sore 1│ Sta. Antonia; St. Hilarius│

PEMBUKAAN

P: Ya, Allah, bersegeralah menolong aku.

U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

MADAH

Dengarkan Bapa ilahi

Doa dan jeritan hati

Yang kami panjatkan ini

Di masa Prapaska suci.

Sungguh banyak dosa kami

Semua kami akui

Maafkanlah sembuhkanlah

Hati kami luka parah.

Semoga tubuh kamipun

Dengan tabah lagi tekun

Melatih tobat dan tapa

Dengan pantang dan puasa.

Kami mohon pada Tuhan

S’moga masa persiapan

Yang kami langsungkan ini

Kaulimpahi rahmat suci. Amin

PENDARASAN MAZMUR

Antifon

Tuhan bertindak dengan tangan kuat, tangan Tuhan mahakuasa.

Mazmur 109 (110), 1-5.7

Tuhan berfirman kepada baginda: “Duduklah di sisi kananKu,*

sampai musuh musuhmu Kujadikan tumpuan kakimu”.

Tuhan meluaskan kekuasaan baginda dari kediamanNya di Sion,*

“Berkuasalah atas para musuh.

Engkau berkuasa sejak kelahiranmu, di atas gunung yang suci,*

sejak engkau terkandung, sejak fajar masa mudamu”.

Tuhan telah bersumpah dan tidak menyesal,*

“Engkaulah imam seperti Melkisedek, untuk selama-lamanya”.

Tuhan mendampingi baginda,*

pada hari kemurkaanNya raja-raja dihancurkanNya.

Tuhan menyertai baginda dalam segala usaha,*

agar baginda berlangkah maju dengan gagah perkasa.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon

Tuhan bertindak dengan tangan kuat, tangan Tuhan mahakuasa.

Antifon

Ketiga pemuda menyanyikan madah dalam tanur api sambil memuliakan dan memuji Tuhan.

Mazmur 113B (115)

Bukan kami, ya Tuhan, bukan kami,+

melainkan namaMulah hendaknya dimuliakan,*

karena kasih dan kesetiaanMu.

Mengapa para bangsa harus berkata,*

“Di manakah Allah mereka?”

Allah kita ada di surga,*

Ia melakukan semua yang dikehendakiNya.

Berhala-berhala mereka perak dan emas belaka,*

buatan tangan manusia.

Mempunyai mulut, tetapi tidak dapat berbicara,*

mempunyai mata, tetapi tidak dapat melihat.

Mempunyai telinga, tetapi tidak dapat mendengar,*

mempunyai hidung, tetapi tidak dapat mencium.

Mempunyai tangan, tetapi tidak dapat meraba,+

mempunyai kaki, tetapi tidak dapat berjalan,*

tiada suara keluar dari tenggorokannya.

Mereka yang membuatnya akan sama halnya,*

begitu pun mereka yang percaya kepadanya.

Umat Israel hendaknya percaya kepada Tuhan,*

Dialah pertolongan dan perisai mereka.

Kaum Harun hendaknya percaya kepada Tuhan,*

Dialah pertolongan dan perisai mereka.

Semua orang yang takwa hendaknya percaya kepada Tuhan,*

Dialah pertolongan dan perisai mereka.

Tuhan akan mengingat kita,*

Ia akan memberkati kita.

Ia memberkati umat Israel,*

Ia memberkati kaum Harun.

Ia memberkati semua orang yang takwa,*

baik yang kecil maupun yang besar.

Semoga Tuhan menambah jumlahmu,*

jumlahmu sendiri dan jumlah keturunanmu.

Diberkatilah engkau oleh Tuhan Allah kita,*

yang menjadikan langit dan bumi.

Surga itu kepunyaan Tuhan,*

dan bumi diberikanNya kepada manusia.

Yang memuji Tuhan bukan orang-orang mati,*

dan bukan mereka yang turun ke alam maut.

Tetapi kitalah yang memuliakan Tuhan,*

sekarang dan selama-lamanya.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon

Ketiga pemuda menyanyikan madah dalam tanur api sambil memuliakan dan memuji Tuhan.

Antifon

Pujilah Tuhan di angkasa raya yang gemilang.

Why 19,1-7

Pokok keselamatan, kemuliaan dan kekuasaan ialah Allah kita,*

karena benar dan adillah segala keputusanNya.

Pujilah Allah kita, hai sekalian hambaNya,*

semua yang takwa, baik kecil maupun besar.

Sebab Tuhan, Allah kita yang mahakuasa,*

sudah menjadi raja.

Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai,*

marilah kita memuliakan Tuhan.

Hari pernikahan Anakdomba telah tiba,*

dan mempelaiNya sudah siap berhias.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon

Pujilah Tuhan di angkasa raya yang gemilang.

BACAAN SINGKAT

(1Kor 9,24-25)

Dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi hanya satu orang saja yang mendapat hadiah. Larilah sedemikian rupa hingga kamu menang. Semua peserta pertandingan menguasai diri dalam segala hal. Mereka hanya untuk merebut mahkota yang fana, tetapi kita untuk yang baka.

LAGU SINGKAT

P: Perhatikanlah dan kasihanilah kami, ya Tuhan,* Sebab kami berdosa di hadapanMu.

U: Perhatikanlah dan kasihanilah kami, ya Tuhan,* Sebab kami berdosa di hadapanMu.

P: Dengarkanlah permohonan kami, ya Kristus.

U: Sebab kami berdosa di hadapanMu.

P: Kemuliaan kepada Bapa Putera dan Roh Kudus.

U: Perhatikanlah dan kasihanilah kami, ya Tuhan,* Sebab kami berdosa di hadapanMu.

Antifon Kidung

Jangan ceritakan kepada seorangpun apa yang kamu lihat, sebelum Putera manusia bangkit dari alam maut.

KIDUNG MARIA

(Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*

hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*

hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*

oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*

kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*

kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*

dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*

yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*

orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*

Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*

untuk selama-lamanya.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon Kidung

Jangan ceritakan kepada seorangpun apa yang kamu lihat, sebelum Putera manusia bangkit dari alam maut.

DOA PERMOHONAN

Pujian bagi Allah Bapa, sebab Ia melahirkan kembali umat pilihanNya dengan sabdaNya yang kekal. Marilah kita mohon kepadaNya:

U: Kasihanilah umatMu, ya Tuhan.

P: Ya Allah mahapengasih, dengarkanlah permohonan yang kami haturkan bagi umatMu,* agar kami mendambakan sabdaMu, dan tidak hanya menginginkan rezeki yang fana.

U: Kasihanilah umatMu, ya Tuhan.

P: Ajarlah kami mencintai bangsa kami dan semua manusia tanpa memandang muka,* dan selalu mengusahakan kebaikan dan perdamaian.

U: Kasihanilah umatMu, ya Tuhan.

P: Ingatlah semua orang yang hendak dilahirkan kembali dalam pembaptisan,* agar mereka ikut membangun rumah rohani bagiMu sebagai batu yang hidup.

U: Kasihanilah umatMu, ya Tuhan.

P: Dengan khotbah nabi Yunus Engkau telah mentobatkan orang-orang Ninive,* ubahlah kiranya hati semua orang berdosa dengan sabdaMu.

U: Kasihanilah umatMu, ya Tuhan.

P: Semoga orang-orang yang meninggal dapat menghadap Kristus hakimnya penuh pengharapan,* dan bergembira melihat Engkau selama-lamanya.

U: Kasihanilah umatMu, ya Tuhan.

DOA PENUTUP

Bapa surgawi, Engkau menyuruh kami mendengarkan PuteraMu yang tercinta dan menyinari batin kami dengan sabdaMu. Murnikanlah hati kami dengan ajaranMu, supaya kami dapat menatap kemuliaanMu.

Demi Yesus Kristus, pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

PENUTUP

P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita kehidup yang kekal.

U: Amin.

=======

Sumber: Buku Ibadat Harian Ofisi Menurut Ritus Roma Diterbitkan Oleh PWI-Liturgi, 1995, Penerbit Nusa Indah Ende.

Tags

Komsos KWI

Membantu para Waligereja mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman, menghayati nilai-nilai universal, serta mampu menggunakan media komunikasi secara bertanggung jawab demi terciptanya persaudaraan sejati dan kemajuan bersama.

Related Articles

instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share
error: Silakan share link berita ini
Close