HarianJendela Alkitab

Kesombongan Rohani

DARI kisah perumpamaan tentang orang Farisi dengan pemungut cukai, kita dapat memetik pelajaran yang sangat berharga.

Jangan pernah kehilangan kewaspadaan terhadap hasutan iblis, sekalipun kita rajin berdoa, tekun beribadah dan aktif berkarya di paroki. Iblis mampu menggunakan prestasi kita sebagai senjata untuk membuat kita bangga akan kemampuan diri sendiri, membuat kita merasa paling benar dan suci di hadapan Tuhan karena kita bekerja di ladangNya, dan pada akhirnya menyeret kita kepada kesombongan rohani.

Mari belajar untuk:

  • tetap rendah hati walau disanjung dan dipuji; karena Tuhan tidak menilai prestasi yang kita raih, melainkan ketulusan hati kita dalam melayani sesama.
  • menghargai setiap pribadi tanpa terkecuali; jangan menghakimi dan merendahkan karena semua manusia amat berharga di mataNya.

 

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Tags

Veronica Hendrajati Angkatirta

Alumnus Fakultas Elektro ITB dan pernah lama bekerja di IBM Indonesia; umat Paroki St. Yakobus Kelapa Gading, Jakarta Utara dan Wakil Koordinator Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini; senang merangkai kata-kata renungan yang menjadi 'kata hati' untuk satu hari (thoughts of the day).

Related Articles

instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share
error: Silakan share link berita ini
Close