DOA BREVIRSELASASORE

Brevir Sore, Selasa: 03 Januari 2017, O PEKAN II- Hari Biasa Masa Natal

PEMBUKAAN

P: Ya, Allah, bersegeralah menolong aku.

U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Alleluya.

MADAH

Yesus Putra tunggal Bapa

Yang menebus manusia

Sudah lahir dari dulu

Sebelum adanya waktu.

Engkaulah cahaya Bapa

Harapan kami semua

Dengarkanlah doa kami

Yang kami panjatkan ini.

Untuk membebaskan kami

Engkau merendahkan diri

Lahir dari perawan murni

Tak berdaya bagai bayi.

Mulialah Engkau ya Tuhan

Yang lahir dari perawan

Serta Bapa dan Roh suci

Mulialah kekal abadi. Amin.

PENDARASAN MAZMUR

Antifon

Tak mungkin kamu sekaligus mengabdi Allah dan kekayaan.

Mazmur 48 (49) I

Dengarlah, hai bangsa-bangsa,*

pasanglah telinga, hai penduduk dunia,

baik yang biasa maupun yang terkemuka,*

baik yang kaya maupun yang miskin.

Mulutku akan mengucapkan kata-kata bijaksana,*

dan buah renunganku ialah kearifan.

Aku hendak membawakan wejanganku,*

dan memaparkannya sambil memetik kecapi.

Mengapa aku takut pada hari-hari sial,*

waktu aku dikepung oleh musuh yang jahat?

Mereka mengandalkan harta bendanya,*

dan memegahkan kekayaannya yang besar.

Tak seorangpun dapat menebus dirinya sendiri,*

atau membayar uang tebusannya kepada Allah.

Terlalu mahal harga tebusan nyawanya,†

tak terbayar untuk hidup selamanya,*

tanpa turun ke liang kubur.

Ia melihat orang bijak mati,†

orang bodoh dan dungu, semuanya binasa,*

harta bendanya mereka tinggalkan bagi orang lain.

Kubur menjadi rumah mereka untuk selama-lamanya,*

di situlah kediaman mereka turun-temurun.

Manusia, betapapun mulianya, takkan bertahan,*

tiada ubahnya dengan hewan yang jatuh binasa.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon

Tak mungkin kamu sekaligus mengabdi Allah dan kekayaan.

Antifon

Kumpulkanlah bagimu harta di surga, sabda Tuhan.

Mazmur 48 (49) II

Beginilah nasib orang yang percaya pada diri sendiri,*

beginilah kesudahan orang yang bermulut besar.

Seperti kawanan domba, mereka terkurung dalam alam maut,*

mautlah gembala dan penguasa mereka.

Hancurlah keelokan tubuh mereka,*

dan kediaman mereka di alam maut.

Tetapi Allah akan menebus nyawaku,*

menghindarkan daku dari cengkeraman maut.

Maka janganlah takut, apabila seseorang menjadi kaya,*

apabila kemewahan keluarganya bertambah.

Sebab waktu mati tak ada yang dapat dibawanya serta,*

kekayaannya tidak akan mengikutinya.

Walaupun selama hidupnya ia memuji dirinya bahagia,*

“Aku beruntung: segalanya berlangsung baik”;

namun ia akan mati mengikuti nenek moyangnya,*

yang tak pernah lagi melihat terang.

Manusia, betapapun mulianya, takkan bertahan,*

tiada ubahnya dengan hewan yang jatuh binasa.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon

Kumpulkanlah bagimu harta di surga, sabda Tuhan.

Antifon

Layaklah Anak domba yang disembelih itu menerima kemuliaan dan hormat.

Why 4,11; 5,9.10-12

Sudah sepatutnyalah, ya Tuhan dan Allah kami,*

Engkau menerima puji-pujian, hormat dan kuasa.

Sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu,*

dan karena kehendakMu semua yang ada dijadikan.

Layaklah Anakdomba menerima gulungan kitab,*

dan membuka ketujuh meterainya

Sebab Engkau telah disembelih,†

dan dengan darahMu Engkau telah menebus kami bagi Allah,*

dari setiap suku, bahasa, kaum dan bangsa.

Engkau telah menganugerahi kami,†

martabat raja dan imam di hadapan Allah kita,*

dan kami akan merajai dunia.

Layaklah Anakdomba yang disembelih itu,†

menerima kuasa dan kekayaan,*

hikmat dan kekuatan, hormat, kemuliaan dan puji-pujian.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon

Layaklah Anak domba yang disembelih itu menerima kemuliaan dan hormat.

BACAAN SINGKAT

Ef 2,3b-5

Berdasarkan kodrat, kita dulu kena murka Allah seperti semua orang lain. Tetapi Allah kaya akan rahmat dan mencintai kita dengan cinta kasih yang besar. Kita dulu mati karena kesalahan-keslaahan kita; namun Allah menghidupkan kita bersama dengan Kristus. Kita diselamatkan berdasarkan rahmat.

LAGU SINGKAT

P: Sabda menjadi manusia lemah,* Alleluya, alleluya.

U: Sabda menjadi manusia lemah,* Alleluya, alleluya.

P: Dan tinggal di antara kita.

U: Alleluya.

P: Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

U: Sabda menjadi manusia lemah,* Alleluya, alleluya.

Antifon Kidung

Marilah kita bersorak-sorai dan bersukacita dalam Tuhan, sebab keselamatan kekal telah tampak di dunia, alleluya.

KIDUNG MARIA

(Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*

hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*

hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*

oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*

kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*

kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*

dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*

yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*

orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*

Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*

untuk selama-lamanya.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon Kidung

Marilah kita bersorak-sorai dan bersukacita dalam Tuhan, sebab keselamatan kekal telah tampak di dunia, alleluya.

DOA PERMOHONAN

P: Marilah kita bersatu dengan semua orang Kristen dalam pujian dan doa, serta memohon kepada Tuhan:

U: Dengarkanlah anak-anakMu, ya Bapa yang kudus.

P: Bantulah, semua orang yang meraba-raba mencari Engkau, ya Allah yang tersembunyi,* dan terangilah mereka dengan cahaya Kristus.

U: Dengarkanlah anak-anakMu, ya Bapa yang kudus.

P: Perhatikanlah semua orang yang menyembah Engkau, Allah esa, dan yang menantikan Dikau sebagai hakim pada akhir zaman,* semoga mereka bersama kami tetap mengalami belaskasihanMu.

U: Dengarkanlah anak-anakMu, ya Bapa yang kudus.

P: Ingatlah akan semua orang yang Kauberi hidup, terang dan segalanya,* agar mereka jangan menjauh dari padaMu.

U: Dengarkanlah anak-anakMu, ya Bapa yang kudus.

P: Lindungilah para musafir dengan bimbingan malaikatMu,* dan hindarkanlah mereka dari kematian yang tiba-tiba dan tak disangka-sangka.

U: Dengarkanlah anak-anakMu, ya Bapa yang kudus.

P: Engkau telah menyatakan kebenaranMu kepada orang-orang yang kini sudah meninggal,* bimbinglah mereka ke hadapanMu, sehingga mereka dapat memandang wajahMu.

U: Dengarkanlah anak-anakMu, ya Bapa yang kudus.

BAPA KAMI

Bapa kami yang ada di surga,

dimuliakanlah namaMu.

Datanglah kerajaanMu.

Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari ini.

Dan ampunilah kesalahan kami,

seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami.

Dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan,

Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin

DOA PENUTUP

Tuhan, PuteraMu telah meninggikan derajat manusia, karena dilahirkan perawan suci. Semoga kami yang telah dijadikan makhluk baru, tidak lagi dicemari oleh dosa. Demi Yesus Kristus, pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

PENUTUP

P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U: Amin.

=====

Sumber: Buku Ibadat Harian Ofisi Menurut Ritus Roma Diterbitkan Oleh PWI-Liturgi, 1995, Penerbit Nusa Indah Ende.

 

Tags

Komsos KWI

Membantu para Waligereja mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman, menghayati nilai-nilai universal, serta mampu menggunakan media komunikasi secara bertanggung jawab demi terciptanya persaudaraan sejati dan kemajuan bersama.

Related Articles

instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share
error: Silakan share link berita ini
Close