HarianJendela Alkitab

Renungan Harian, Senin: 22 Mei 2017, Yoh. 15:26 – 16:4a

Dalam dunia pendidikan  cukup sering didiskusikan tentang hakikat dari pendidikan. “Apa sih hakekat pendidikan itu?” Tentu menjadi pertanyaan penting bagi setiap orang yang berkecimpung didalamnya. Secara sederhana dapat didefinisikan bahwa pendidikan adalah seni memimpin, membimbing anak, juga untuk orang dewasa. Dalam artian seperti itu bisa dipahami kalau mendidik berarti menuntun aanak kepada pengetahuan dan dari pengetahuan kepada kehidupan Apa yang dipelajari dapat menjadi bekal untuk menjalankan kehidupannya. Karena itu, tujuan akhir dari pendidikan adalah agar anak menjadi mandiri dalam hidupnya.

Hal serupa terjadi pada seorang perempan di kota Tiatira, sebagaimana dikisahkan dalam bacaan pertama. Seorang wanita bernama Lidia, seorang penjual kain ungu yang beribadah kepada Allah. Ia tidak mengetahui banyak hal tentang yang diimaninya itu. Ia menjadi paham ketika Paulus berbicara kepadanya dan teman-temannya. “Tuhan membuka hatinya, sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus” (Kis. 16:14). Paulus telah menuntun dan membimbingnya sehingga hatinya terbuka kepada Allah. Hakikat pengajaran Gereja adalah agar semakin banyak hati menjadi terbuka terhadap Allah dan beribadah kepada–Nya.

Tuhan Yesus, semaikanlah segala titah-Mu ke dalam hati dan budiku, biarkan semuanya berkecambuh, dan menghasilkan buah iman yang bernas melalui hidupku. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2017

Kredit Foto: Pendidikan Katolik/Pojok Sulsel

Tags

Komsos KWI

Membantu para Waligereja mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman, menghayati nilai-nilai universal, serta mampu menggunakan media komunikasi secara bertanggung jawab demi terciptanya persaudaraan sejati dan kemajuan bersama.

Related Articles

instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share
error: Silakan share link berita ini
Close