HarianJendela Alkitab

Renungan Harian, Minggu: 01 Oktober 2017, Mat. 21: 28-32

I tengah persoalan, tantangan dan pesona dunia zaman sekarang, tidak jarang orang dihadapkan pada keputusan dilematis.Mengikuti suara hati dan kebenaran dengan konsekuensi yang ditimbulkannya atau sekadar mencari yang aman-aman saja dengan sikap mengkhianati kebenaran?

Rasul Paulus mengajarkan agar cara, sikap, dan tindakan hidup kita hendaknya berpola seturut Kristus sendiri yang mengosongkan ke-Allahan-Nya hingga di kayu salib demi solidaritas-Nya bagi manusia (bdk. Flp. 2:8). Nasehat Rasul Paulus ini menjadi identitas kemuridan kristiani yang semestinya menjadi dasar hidup orang-orang beriman. Agar mampu menghidupi semangat kemuridan dalam semangat kerendahan diri Kristus diperlukan pertobatan.Sebuah tindak pembalikan hidup dan pembaruan dalam semangat, cara, dan hidup Yesus sendiri. Hidup semestinya didasari atas kebenaran iman dan keteguhan untuk menyuarakan kebenaran. Pertobatan dapat dimulai dari cara sederhana, mengatakan kebenaran dalam sikap dan tindakan sehari-hari. Sta. Theresia dari Kanak-kanak Yesus yang dipestakan hari ini telah memberikan teladan menghidupi kebenaran iman akan Yesus dengan cara sederhana, dalam keheningan dan kesetiaan.

Ya Tuhan, berilah aku kesetiaan untuk memberi kesaksian tentang iman dan kebenaran-Mu dalam hidup sehari-hari. Amin

Sumber: Ziarah Batin 2017

Komsos KWI

Membantu para Waligereja mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman, menghayati nilai-nilai universal, serta mampu menggunakan media komunikasi secara bertanggung jawab demi terciptanya persaudaraan sejati dan kemajuan bersama.

Related Articles

instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share
error: Silakan share link berita ini
Close