Teladan Kita

1 Oktober St. Virilus dari Leyre

 

Inilah kisah seorang kudus yang hidup 300 tahun lebih di abad 11. Virilus menjabat sebagai kepala biara di St. Savior Leyre, Yesa Navarre, Spanyol. Ia sangat tertarik pada misteri hidup abadi, terus bermeditasi, lalu ter-‘hipnotis’ dengan kicauan burung bulbul. Sebangunnya dari meditasi yang ia rasakan hanya satu jam, ia ternyata telah melewati 300 tahun.

Tradisi mengutip otobiografinya: “Waktu itu, aku sungguh tersiksa akan dilemma hidup abadi, dan keraguanku terus menganggu tanpa henti. Aku berdoa kepada Tuhan Allah kita, supaya Dia mencerahkanku tentang misteri ini dan mengobarkan cahaya di hatiku. Pada petang musim semi, seperti biasa, aku berjalan melewati hutan Leandro di Leyre. Kelelahan, aku pun duduk dan berisitrahat di samping air mancur, lalu terserap, terhiptonis saat mendengar kicauan indah burung bulbul (Nightingale). Setelah menghabiskan beberapa waktu, saya kembali ke biara. Saat saya melewati pintu utama, tidak ada biarawan yang saya kenal. Saya berjalan melewati keanehan itu, dan dikejutkan dengan berbagai detail. Perlahan, aku sadar bahwa sesuatu yang aneh sudah terjadi. Sadar bahwa tidak ada seorangpun yang mengenalku, aku pergi ke Priory, yang dengan setia dan seksama mendengarkan ceritaku. Kami pergi ke perpustakaan untuk mencoba memecahkan misteri ini lewat dokumen kuno. Kami menemukan bahwa “300 tahun lalu, seorang pertapa suci bernama St. Virilus memimpin biara dan telah dimakan binatang buas pada sebuah perjalanan musim semi”. Dengan air mata, aku tahu bahwa pertapa yang dimaksud adalah diriku dan Tuhan telah memenuhi doaku.”

Sumber dan gambar: Stradella, Piero. 12 Juni 2008. Dalam santiebeati.it. Diakses pada 21 September 2017

Kevin Sanly Putera

Jurnalis lepas, videografer, trainer, Tim Komsos KWI

Aritikel Terkait

Back to top button
instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share