BERITA
Trending

BPPG Semarang Plus Gelar Webinar Cipta Lagu Rohani Katolik

MIRIFICA.NET –

69 peserta dari sejumlah keuskupan telah mengikuti Webinar bertema “Dasar dan Cipta Lagu Rohani Katolik” yang diselenggarakan Badan Pelayanan Propinsi Gerejawi Pembaruan Karismatik Katolik (BPPG PKK) Semarang Plus pada tanggal 11-12 September 2021. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh RD FX Sukendar Wignyosumarta sebagai Moderator BPPG PKK Semarang Plus dengan tujuan agar peserta webinar khususnya orang muda yang tergabung dalam PKK dapat mengembangkan potensinya menjadi pencipta lagu rohani Katolik.

Peserta webinar yang dominan orang muda berasal dari Keuskupan Agung Semarang (KAS), Keuskupan Surabaya, Keuskupan Malang, Keuskupan Denpasar, Keuskupan Purwokerto, Keuskupan Agung Jakarta, Keuskupan Bandung, Keuskupan Bogor, Keuskupan Padang, Keuskupan Tanjung Karang, Keuskupan Agung Samarinda, dan Keuskupan Atambua. Adapun narasumber dalam webinar tersebut adalah RD. Rony Suryo Nugroho selaku Koordinator Komisi Liturgi Kevikepan KAS, RD. Bonifasius Dwi Yuniarto dan Toni Widyarto selaku anggota Tim Musik Liturgi KAS, serta Agus Tridiatno dan Woro Wiratsih selaku Dosen MKDU Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Dari Webinar itu, peserta mulai dapat membedakan antara musik atau nyanyian liturgi dengan musik atau nyanyian rohani melalui penjelasan Agus Tridiatno. Sementara itu, kekhasan Teologi Katolik  dan Teologi Kristen yang akan mewarnai lagu-lagu rohani yang dibahas oleh RD Rony menjadi pembahasan yang menarik perhatian peserta. Di mana, peserta merasa terbuka wawasannya bahwa lagu-lagu rohani itu ternyata mengandung Teologi Gereja yang menumbuh kembangkan iman penciptanya. Dari sesi itu, peserta dapat memahami kekhasan Teologi Katolik yang tertuang dalam lagu-lagu liturgi dan rohani Katolik.

Di hari kedua, peserta diberi pembekalan oleh RD Boni tentang elemen dasar pembentukan lagu dan diperkaya dengan contoh-contoh lagu oleh Toni Widyarto yang merupakan musisi dan pencipta lagu. Selain itu, peserta juga diberi wawasan tentang pentingnya untuk memperhatikan penulisan syair sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia oleh Woro Wiratsih. Diskusi hangat pun terjadi antar peserta dengan Woro Wiratsih, karena peserta sering menjumpai penulisan syair yang tidak sesuai dengan kaidah bahasa yang baku. Budi Sutedjo – Koordinator BPN PKK Indonesia.

Tags

Komsos KWI

Membantu para Waligereja mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman, menghayati nilai-nilai universal, serta mampu menggunakan media komunikasi secara bertanggung jawab demi terciptanya persaudaraan sejati dan kemajuan bersama.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share
error: Silakan share link berita ini
Close