Bacaan, Bacaan Kitab Suci, Bait Allah, Firman Tuhan, Iman, Kitab Suci, Komsos KWI, Konferensi Waligereja Indonesia, KWI, Yesus Juruselamat, penyejuk iman, Ziarah Batin 2026, OBOR, Obormedia, Toko Rohani OBOR, Pewarta Iman, Katekese, Katolik, Iman Katolik, Paus Fransiskus, ensiklik Laudato Si, renungan harian, Bacaan, Mazmur Tanggapan, Perjanjian Baru, Perjanjian Lama, pewartaan, Umat Katolik, Penyejuk Hati, sabda Allah, Oase Katolik, Renungan Pagi, Sabda Tuhan, Mirifica News, Renungan MIrifica, Renungan Komsos KWI, Renungan Mirifica, Bacaan Mazmur Tanggapan dan Renungan Harian Rabu 11 Februari 2026, Paus Leo IV, Pekan Biasa V, PEKAN BIASA V, Hari Orang Sakit Sedunia, Santa Maria dari Lourdes, Santo Gregorius II - Paus
Ilustrasi: ChatGPT

PEKAN BIASA V
Hari Orang Sakit Sedunia
Sta. Maria dari Lourdes
St. Gregorius II – Paus
Warna Luturgi: Hijau

Bacaan I – 1 Raja-raja 10:1-10

Ratu Syeba melihat segala hikmat Salomo

Bacaan dari Kitab Pertama Raja-Raja:

Pada suatu ketika Ratu negeri Syeba mendengar kabar tentang Salomo, berhubung dengan nama Tuhan. Maka datanglah ia hendak menguji Salomo dengan teka-teki. Ia datang ke Yerusalem dengan pasukan pengiring yang sangat besar, dengan unta-unta yang membawa rempah-rempah, sangat banyak emas dan batu permata yang mahal-mahal. Setelah ia sampai kepada Salomo, dikatakannyalah segala apa yang ada dalam hatinya kepada Salomo. Dan Salomo menjawab segala pertanyaan ratu itu; bagi raja tidak ada yang tersembunyi, yang tidak dapat dijawabnya untuk ratu itu. Ketika ratu negeri Syeba melihat segala hikmat Salomo dan rumah yang telah didirikannya, makanan di mejanya, cara duduk pegawai-pegawainya, cara pelayan- pelayan melayani dan berpakaian, minumannya, dan korban bakaran yang biasa dipersembahkannya di rumah Tuhan, maka tercenganglah ratu itu. Dan ia berkata kepada raja, “Benar juga kabar yang kudengar di negeriku tentang engkau dan tentang hikmatmu! Tetapi aku tidak percaya perkataan-perkataan itu sampai aku datang dan melihatnya dengan mataku sendiri; sungguh setengahnya pun belum diberitahukan kepadaku. Dalam hal hikmat dan kemakmuran, engkau melebihi kabar yang kudengar. Berbahagialah para isterimu! Berbahagialah para pegawaimu, yang selalu melayani engkau dan menyaksikan hikmatmu! Terpujilah Tuhan, Allahmu, yang telah berkenan kepadaku sedemikian, hingga Ia mendudukkan engkau di atas takhta kerajaan Israel! Karena Tuhan mengasihi orang Israel untuk selama-lamanya, maka Ia telah mengangkat engkau menjadi raja untuk melakukan keadilan dan kebenaran.”

Demikianlah Sabda Tuhan.

Mazmur Tanggapan – Mazmur 37:5-6.30-31.39-40; R:30a

Mulut orang benar menuturkan hikmat.

  • Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepada-Nya, maka Ia akan bertindak; Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan menampilkan hakmu seperti siang.
  • Mulut orang benar menuturkan kebijaksanaan, dan lidahnya mengatakan kebenaran. Taurat Allah ada di dalam hatinya, langkah-langkahnya tidaklah goyah.
  • Orang-orang benar akan diselamatkan oleh Tuhan; Dialah tempat perlindungan mereka pada waktu kesesakan; Tuhan menolong dan meluputkan mereka dari tangan orang-orang fasik ; Tuhan menyelamatkan mereka, sebab mereka berlindung pada-Nya.

Bait Pengantar Injil – Yohanes 17:17ba
Sabda-Mu, ya Tuhan, adalah kebenaran. Kuduskanlah kami dalam kebenaran.

Bacaan Injil – Markus 7:14-23

Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya.

Inilah Injil Suci menurut Markus:

Pada suatu hari, Yesus memanggil orang banyak dan berkata kepada mereka, “Dengarkanlah Aku dan camkanlah ini! Apa pun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, tidak dapat menajiskan dia! Tetapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya!” Barangsiapa bertelinga untuk mendengar hendaklah ia mendengar!

Sesudah itu Yesus masuk ke sebuah rumah untuk menyingkir dari orang banyak. Maka murid-murid bertanya kepada Yesus tentang arti perumpamaan itu. Yesus menjawab, “Apakah kamu juga tidak dapat memahaminya? Camkanlah! Segala sesuatu yang dari luar masuk ke dalam seseorang tidak dapat menajiskan dia, karena tidak masuk ke dalam hati tetapi ke dalam perutnya, lalu dibuang di jamban?” Dengan demikian Yesus menyatakan semua makanan halal. Yesus berkata lagi, “Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya! Sebab dari dalam hati orang timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.”

Demikianlah Sabda Tuhan.

Renungan

Yesus mengingatkan bahwa yang menajiskan manusia bukanlah apa yang masuk dari luar, melainkan apa yang keluar dari hati (bdk. Mrk. 7:20–23). Dari hati yang tidak dijaga bisa lahir berbagai bentuk kejahatan, seperti iri, fitnah, kesombongan, bahkan kekerasan. Maka, pemurnian hati menjadi inti dari kesembuhan sejati bukan hanya jasmani, melainkan juga rohani dan sosial.
Pada Hari Orang Sakit Sedunia dan Peringatan SP Maria dari Lourdes, kita diingatkan bahwa Allah peduli pada penderitaan manusia. Maria di Lourdes menampakkan diri kepada Bernadette sebagai penghibur bagi yang menderita. Namun, lebih dari itu, ia mengundang pertobatan dan pemurnian hidup. Kesembuhan sejati tidak hanya datang dari obat, tetapi juga dari hati yang menyerahkan hidup sepenuhnya kepada Tuhan.

Dalam bacaan pertama, Ratu Syeba datang mencari kebijaksanaan dan ia takjub akan apa yang dilihat dan dengar dari Salomo (bdk. 1Raj. 10:1–10). Dunia juga mencari terang dan jawaban – dan kita, murid Kristus, dipanggil untuk menjadi saluran penghiburan dan harapan, khususnya bagi yang sakit, lemah, dan tersingkir. Bukan dengan banyak kata, melainkan dengan kasih dan kehadiran yang tulus.

Bunda Maria, doakanlah kami agar hati kami senantiasa dimurnikan dan menjadi sumber kasih bagi sesama yang menderita, amin.

Sumber: Ziarah Batin 2026 Penerbit Obor.