Bacaan, Bacaan Kitab Suci, Bait Allah, Firman Tuhan, Iman, Kitab Suci, Komsos KWI, Konferensi Waligereja Indonesia, KWI, Yesus Juruselamat, penyejuk iman, Ziarah Batin 2026, OBOR, Obormedia, Toko Rohani OBOR, Pewarta Iman, Katekese, Katolik, Iman Katolik, Paus Leo XIV, Paus Fransiskus, ensiklik Laudato Si, renungan harian, Bacaan, Mazmur Tanggapan, Perjanjian Baru, Perjanjian Lama, pewartaan, Umat Katolik, Penyejuk Hati, sabda Allah, Oase Katolik, Renungan Pagi, Sabda Tuhan, Mirifica News, Renungan MIrifica, Renungan Komsos KWI, Renungan Mirifica, Bacaan, Mazmur Tanggapan dan Renungan Harian Katolik: Selasa, 30 Juni 2026, Minggu Biasa XIII, Hari Raya Santo Petrus dan Santo Paulus Rasul, Warna Liturgi Hijau
Ilustrasi

SELASA PEKAN BIASA XIII
Warna Liturgi: Hijau

Bacaan I – Am 3:1-8; 4:11-12

Tuhan Allah telah bersabda, siapakah yang tidak bernubuat?

Bacaan dari Nubuat Amos:

Hai orang Israel, Dengarkanlah sabda Tuhan tentang dirimu ini, tentang segenap kaum yang telah Kutuntun keluar dari tanah Mesir. Beginilah sabda-Nya, “Hanya kalian yang Kupilih dari segala kaum di muka bumi. Sebab itu Aku akan menghukum kalian karena kesalahanmu. Berjalankah dua orang bersama-sama jika mereka belum berjanji? Mengaumkah seekor singa di hutan apabila tidak mendapat mangsa?
Bersuarakah singa muda dari sarangnya, jika belum menangkap apa-apa? Jatuhkah seekor burung ke dalam perangkap di tanah, apabila tidak ada jerat di sana? Membingkaskah perangkap, jika tidak ada yag ditangkap? Adakah sangkakala ditiup di suatu kota, dan orang-orang tidak gemetar? Adakah terjadi malapetaka di suatu kota, dan bukan Tuhan yang melakukannya? Sungguh, Tuhan Allah tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi. Singa telah mengaum, siapakah yang tidak takut? Tuhan Allah telah bersabda, siapakah yang tidak bernubuat?

Aku telah menjungkirbalikkan kota-kotamu seperti Allah menjungkirbalikkan Sodom dan Gomora, sehingga kalian menjadi seperti puntung
yang ditarik dari kebakaran. Namun kalian tidak berbalik kepada-Ku. Sebab itu demikianlah akan Kulakukan kepadamu, hai Israel. Oleh karena Aku akan melakukan yang demikian kepadamu, maka bersiap-siaplah untuk bertemu dengan Allah, hai Israel.”

Demikianlah Sabda Tuhan.

Mazmur Tanggapan – Mazmur 5:5-6.7.8 R:9a

Tuhan, tuntunlah aku dalam keadilan-Mu.

  • Engkau bukanlah Allah yang berkenan akan kefasikan; orang jahat takkan menumpang pada-Mu. Pembual tidak akan tahan di depan mata-Mu; Engkau benci terhadap semua orang yang melakukan kejahatan.
  • Engkau membinasakan orang-orang yang berkata bohong, Tuhan jijik melihat penumpah darah dan penipu.
  • Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah ke arah bait-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau.

Bait Pengantar Injil – Mazmur 129:5

Aku menanti-nantikan Tuhan, Jiwaku mengharapkan sabda-Nya.

Bacaan Injil – Matius 8:23-27

Yesus bangun, menghardik angin dan danau, maka danau menjadi teduh sekali.

Inilah Injil Suci menurut Matius:

Pada suatu hari Yesus naik ke dalam perahu, dan murid-murid-Nya mengikuti Dia. Sekonyong-konyong mengamuklah angin ribut di danau itu, sehingga perahu ditimbus gelombang. Tetapi Yesus tidur. Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya, “Tuhan, tolonglah, kita binasa!”

Yesus berkata kepada mereka, “Mengapa kalian takut, hai orang-orang yang kurang percaya!” Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau. Maka danau menjadi teduh sekali. Dan heranlah orang-orang itu, katanya, “Orang apakah Dia ini, sehingga angin dan danau pun taat kepada-Nya?”

Demikianlah Sabda Tuhan.

Renungan

Ketika seseorang menderita, jatuh miskin, atau sakit dia bisa saja berpaling dari Tuhan. Dia mengabaikan suara Tuhan dan lebih mencari alternatif seperti orang pintar, para dukun untuk mengatasi problemnya. Orang yang bergelimangan harta kekayaan atau punya kedudukan
pun bisa berpaling juga dari Tuhan dengan lebih mengandalkan harta dan kekayaannya. Dalam bacaan pertama hari ini, melalui nubuat Amos, Tuhan menegur bangsa Israel karena menyembah berhala dan hidup dalam kemewahan, sementara mereka tidak lagi memperhatikan kondisi mereka sendiri. Amos menegaskan bahwa Tuhan akan menyatakan kekuasaan-Nya dan kekuatan-Nya untuk membalas tindakan kejahatan dan hukuman yang akan menimpa bangsa Israel yang tidak bertobat.

Peristiwa Yesus menenangkan badai di danau dalam bacaan Injil menggambarkan bahwa Yesus adalah sumber keselamatan dan kekuatan bagi mereka yang percaya kepada-Nya. Dalam kehidupan kita pun tidak luput dari badai, entah dalam kehidupan keluarga entah dalam panggilan
sebagai seorang biarawan/biarawati, imam dan lain-lain. Ketika menghadapi tantangan itu, kita perlu mengandalkan kekuatan Tuhan dan mencari keselamatan melalui iman kepada Yesus. Kita mau bertobat, mohon pengampunan dosa dan hidup sesuai dengan kehendak Tuhan.

Tuhan Yesus, dengan peristiwa Engkau menghardik badai di danau, kami semakin percaya bahwa Engkau selalu hadir dan menolong kami dalam menghadapi tantangan hidup ini. Amin

Sumber: Ziarah Batin 2026 Penerbit Obor