Beranda DOA BREVIR Brevir Pagi, Kamis: 24 November 2015, PEKAN BIASA XXXIV – O PEKAN...

Brevir Pagi, Kamis: 24 November 2015, PEKAN BIASA XXXIV – O PEKAN II- PW Santo Andreas Dung Lac, Imam dkk Martir

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku.

U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Alleluya.

MADAH: 879

Marilah kita bernyanyi

Dengan gembira memuji

Kejayaan para kudus

Yang dibunuh demi Kristus.

Berkat imannya yang kuat

Dan dibantu oleh rahmat

Mereka bertekad bulat

Setya sampai akhir hayat.

Meskipun diancam maut

Tidaklah mereka takut

Sebab Tuhan mendampingi

Dengan kuasa ilahi.

Mari mohon pada Tuhan

Agar kita digabungkan

Pada rombongan pahlawan

Sepanjang segala zaman. Amin.

PENDARASAN MAZMUR: 433-436  ant.

Antifon

Kirimkanlah cahaya dan kebenaranMu, ya Tuhan.

Mazmur 42 (43) Rindu akan bait Allah

Aku telah datang ke dunia sebagai cahaya (Yoh 12, 46)

Berikanlah keputusan yang adil kepadaku, ya Allah,†

dan belalah hakku terhadap orang jahat,*

luputkanlah aku dari orang yang curang dan penipu.

Engkaulah Allah pelindungku, mengapa aku Kaubuang?*

Mengapa aku sedih, tersesak oleh musuh?

Kirimkanlah cahaya dan kebenaranMu untuk menuntun aku,*

dan mengantar aku ke gunungMu yang kudus, ke tempat kediamanMu.

Maka aku akan menuju ke mesbah Allah,†

menghadap Allah, sukacita dan kegembiraanku,*

dan bersyukur kepadaMu dengan kecapi, ya Allah, Allahku!

Mengapa engkau tertekan dan gelisah, wahai jiwaku?†

Berharaplah kepada Allah, aku akan bersyukur lagi,*

kepada Allah, penolongku.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon

Kirimkanlah cahaya dan kebenaranMu, ya Tuhan.

Antifon

Ya Tuhan, sudilah menyelamatkan kami sepanjang hidup kami.

Yes 38,10-14.17-20 Takut akan mati, gembira karena sembuh

Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup…, dan Aku memegang kunci maut (Why 1, 17-18)

Aku berkata: Di puncak kehidupanku,†

aku menuju pintu alam maut,*

ke sana aku dipanggil untuk selanjutnya.

Aku berkata: Aku tidak akan memandang Tuhan lagi,†

di dunia orang yang hidup,*

tidak lagi akan kujumpai orang antara penduduk bumi.

Pondokku akan dibongkar,*

dicabut bagaikan kemah gembala.

Bagaikan tukang tenun Engkau menggulung hidupku,*

memotong benang hidupku dari pakan.

Siang malam aku Kaubiarkan,†

hingga pagi aku mengaduh,*

seperti singa Engkau meremuk tulangku.

Seperti burung layang-layang aku mencecit kegelisahan,*

berdekut laksana burung merpati.

Pudarlah mataku karena menengadah,*

aku tertindas, ya Tuhan, tolonglah aku.

Namun, jiwaku telah Kauhindarkan dari liang kubur,*

dan segala dosaku Kaubuang jauh.

Alam maut tidak memuji Engkau,†

orang mati tidak memuliakan Dikau,*

yang turun ke dalam kubur tidak mengharapkan kesetiaanMu.

Hanya yang hidup memuji Engkau, seperti aku sekarang ini,*

semoga kesetiaanMu diwartakan turun-temurun.

Ya Tuhan, sudilah menyelamatkan daku,†

maka kami akan membunyikan kecapi,*

di rumah Tuhan, sepanjang hidup kami.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon

Ya Tuhan, sudilah menyelamatkan kami sepanjang hidup kami.

Antifon

Ya Allah, Engkau pantas dipuji di Sion.

Mazmur 64 (65) Ucapan syukur meriah

Dengan Sion dimaksudkan kota surgawi (Origenes)

Ya Allah, Engkau pantas dipuji di Sion,*

dan kepadaMulah nadar dipenuhi.

Engkau biasa mendengarkan doa,†

semua makhluk yang lemah datang kepadaMu,*

karena merasa bersalah.

Walaupun dosa melebihi kekuatan kami,*

namun Engkau mengampuninya.

Berbahagialah orang yang Kaupilih dan Kauundang,*

untuk diam di pelataranMu.

Semoga kami turut menikmati kebaikan rumahMu,*

di dalam baitMu yang suci.

Secara mengagumkan Kaukabulkan doa kami,*

ya Allah yang adil, penyelamat kami.

Engkaulah kepercayaan seluruh bumi,*

sampai ke batas-batas samudera.

Engkau membuat gunung yang kokoh kuat,*

pinggangMu berikatkan keperkasaan.

Engkau meredakan deru lautan,*

meredakan gemuruh gelombangnya.

Para penghuni seluruh bumi,*

takut akan kuasaMu yang dahsyat.

Dari timur sampai ke barat,*

Kaupenuhi dunia dengan sorak-sorai.

Tanah kami Kaukunjungi dengan kelimpahanMu,*

Kaubuat kaya dan subur.

Mega langit penuh air,*

yang Kausediakan untuk kesuburan tanah.

Begini Engkau mengerjakannya,†

Engkau menggenangi alur bajak dan membasahi gumpalan tanah,*

menggemburkan tanah dengan hujan dan memberkati tumbuhnya tanam-tanaman.

Dengan demikian seluruh tahun Kaumahkotai dengan kebaikanMu,*

jejakMu membawa kesuburan.

Bahkan padang gurunpun menjadi subur,*

dan bukit-bukit menghijau permai.

Padang rumput berdandanan kambing domba,†

lembah-lembah berselimutkan panenan,*

semuanya bersorak-sorai dan menyanyikan pujian.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon

Ya Allah, Engkau pantas dipuji di Sion.

BACAAN SINGKAT: ‎ 880

1 Yoh 5,3-5

Inilah kasih kepada Allah, bahwa kita mentaati perintah-perintahNya; dan perintah Allah tidak berat. Setiap orang yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia; dan kemenangan yang mengalahkan dunia, ialah iman kita. Tidak ada orang yang mengalahkan dunia selain dia yang percaya bahwa Kristus adalah Putera Allah!

LAGU SINGKAT: 880

P: Orang-orang jujur hidup * Untuk selama-lamanya.

U: Orang-orang jujur hidup * Untuk selama-lamanya.

P: Dan Tuhanlah ganjaran mereka.

U: Untuk selama-lamanya.

P: Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

U: Orang-orang jujur hidup * Untuk selama-lamanya.

Renungan Sabda Allah  (merenungkan)

KIDUNG ZAKHARIA: 333   Ant.880

Antifon Kidung

Berbahagialah orang yang dianiaya karena taat kepada Tuhan, sebab bagi mereka kerajaan Allah.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*

sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*

putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*

dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*

dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*

dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*

akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*

dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*

sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*

berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*

Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*

dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon Kidung

Berbahagialah orang yang dianiaya karena taat kepada Tuhan, sebab bagi mereka kerajaan Allah.

DOA PERMOHONAN: ‎881

Saudara-saudara, para martir wafat demi sabda Allah. Marilah kita memuji penebus kita, saksi yang setia, dan berkata:

U: Engkau telah menebus kami dengan darahMu.

P: Ya Tuhan, para martirMu rela mati untuk memberi kesaksian tentang iman mereka,* berikanlah kebebasan rohani kepada kami.

U: Engkau telah menebus kami dengan darahMu.

P: Para martirMu mengakui iman mereka sampai menumpahkan darahnya,* berilah kami kemurnian dan keteguhan iman.

U: Engkau telah menebus kami dengan darahMu.

P: Para martirMu mengikuti jejakMu dengan memanggul salib mereka,* semoga kami dengan berani menanggung kesukaran-kesukaran hidup.

U: Engkau telah menebus kami dengan darahMu.

P: Para martirMu membasuh pakaian mereka dalam darah Anakdomba,* semoga kami mengalahkan serangan hawa nafsu dan bujukan dosa.

U: Engkau telah menebus kami dengan darahMu.

BAPA KAMI

Bapa kami yang ada di surga,

dimuliakanlah namaMu.

Datanglah kerajaanMu.

Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari hari ini.

Dan ampunilah kesalahan kami,

seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami.

Dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan,

Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin

DOA PENUTUP

Allah yang kekal dan kuasa, berkat rahmatMu, santo Andreas dung Lac dan kawan-kawan sudah rela menderita sengsara dan berani mati demi Kristus. Tolonglah kami, orang yang lemah ini, agar kamipun seumur hidup berani mengakui namaMu yang kudus. Demi Yesus Kristus, pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

PENUTUP

P: Marilah memuji Tuhan

U: Syukur kepada Allah

=====

Sumber: Ibadat Harian Ofisi Baru Menurut Ritus Roma Diterbitkan Oleh PWI – Liturgi, Penerbit Nusa Indah