Beranda DOA BREVIR Brevir Siang,Selasa: 17 Oktober 2017, PEKAN BIASA XXVIII – O PEKAN I...

Brevir Siang,Selasa: 17 Oktober 2017, PEKAN BIASA XXVIII – O PEKAN I PW S. IGNASIUS DARI ANTIOKHIA, USKUP & MARTIR (Merah)

PEMBUKAAN

P: Ya, Allah, bersegeralah menolong aku.

U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Alleluya

MADAH

Engkau Tuhan raja mulya

Yang mengatur segalanya

Fajar pagi Kauterbitkan

Panas siang Kaukobarkan.

Padamkan api sengketa

Yang memisahkan sesama

Teguhkan s’mangat berpadu

Yang menyatukan sekutu.

Kabulkanlah doa kami

Ya Allah Bapa surgawi

Bersama Putra dan RohMu

Sekarang serta selalu. Amin.

PENDARASAN MAZMUR

Antifon

Sabda Tuhan menyenangkan hati dan menerangi mata.

Mazmur 18B (19B)

Sabda Tuhan sempurna,*

menyegarkan jiwa.

Peraturan Tuhan teguh,*

membuat arif orang bersahaja.

Titah Tuhan tepat,*

menyenangkan hati.

Perintah Tuhan jelas,*

menerangi mata.

Hikmat Tuhan baik,*

tetap selamanya.

Keputusan Tuhan benar,*

adil selalu.

Lebih indah dari pada emas murni,*

lebih manis dari pada madu lebah.

Aku memperhatikan hukumMu,*

maka besarlah ganjaranku.

Siapa sadar akan pelanggarannya?*

Ampunilah dosa yang tak kusadari.

Lindungilah hambaMu terhadap keangkuhan,*

jangan aku dikuasai olehnya.

Maka hidupku suci,*

bebas dari pelanggaran besar.

Semoga Engkau berkenan akan ucapan mulutku,†

dan akan renungan hatiku di hadapanMu,*

ya Tuhan, padas dan penebusku.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon

Sabda Tuhan menyenangkan hati dan menerangi mata.

Antifon

Tuhan akan bangkit untuk merajai bangsa-bangsa dengan adil.

Mazmur 7 – I

Ya Tuhan, Allahku, kepadaMu aku berlindung,*

selamatkan daku dari para pengejarku dan bebaskan daku.

Jangan sampai mereka menerkam aku seperti singa,*

dan menyeret aku, tanpa ada yang membebaskan.

Ya Tuhan, Allahku, jika aku bersalah,*

jika tanganku berbuat curang,

jika aku berbuat jahat terhadap kawan,*

atau merugikan lawan yang tak beralasan,

biarlah musuh mengejar dan menangkap aku,†

menginjak-injak hidupku ke tanah,*

melemparkan kemuliaanku ke dalam debu.

Bangkitlah, Tuhan, dalam kemurkaanMu,†

melawan amarah para penindasku,*

lindungilah aku dengan menjatuhkan hukuman.

Hendaklah bangsa-bangsa berkumpul mengelilingi Engkau,*

bertakhtalah dan rajailah mereka.

Engkaulah hakim segala bangsa,†

hakimilah aku sesuai dengan kejujuranku,*

dan menurut kesucian hatiku.

Semoga berakhirlah kejahatan orang berdosa,†

Teguhkanlah hati orang yang baik,*

ya Allah yang adil, yang menyelami lubuk hati.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon

Tuhan akan bangkit untuk merajai bangsa-bangsa dengan adil.

Antifon

Allah hakim yang adil dan kuat, penyelamat orang yang tulus hati.

Mazmur 7 II

Perisaiku ialah Allah,*

penyelamat orang yang tulus hati.

Allah itu hakim yang adil,*

amarahNya berkobar setiap hari.

Biar penindas mengasah pedang,*

melenturkan busur dan membidik;

namun bagi diri sendirilah ia menyiapkan senjata maut,*

dan menyalakan anak panahnya.

Ia mengandung kejahatan,*

ia hamil kelaliman dan melahirkan dusta.

Ia membuat lubang dan menggalinya,*

lalu terperosok sendiri ke dalamnya.

Begitulah kelaliman kembali kepada si jahat,*

dan kekerasan menimpa dia sendiri.

Aku bersyukur kepada Tuhan karena keadilanNya,*

dan bermazmur bagi nama Tuhan yang mahatinggi.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon

Allah hakim yang adil dan kuat, penyelamat orang yang tulus hati.

BACAAN SINGKAT

(Yak 1,19-20.26)

Hendaklah setiap orang cepat untuk mendengarkan, tetapi lambat untuk berbicara, dan juga lambat untuk marah. Sebab manusia yang marah tidak dapat berlaku baik di hadapan Allah. Kalau seorang menganggap diri saleh, tetapi tidak mengekang lidahnya, ia menipu diri sendiri, dan kesalehannya hampa belaka.

P: Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu.

U: Mulutku tetap menyanyikan pujianNya.

DOA PENUTUP

Allah, Engkaulah Tuhan panenan dan pemelihara kebun anggur, Engkau membagikan tugas dan memberi balas jasa. Semoga kami bekerja keras sepanjang hari dan tidak bersungut-sungut melawan keputusanMu. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

PENUTUP

P: Marilah memuji Tuhan.

U: Syukur kepada Allah.

======

Sumber: Buku Ibadat Harian Ofisi Menurut Ritus Roma Diterbitkan Oleh PWI-Liturgi, 1995, Penerbit Nusa Indah Ende.