Beranda DOA BREVIR Brevir Sore, Kamis: 15 September 2016, Pekan XXIV – O Pekan IV...

Brevir Sore, Kamis: 15 September 2016, Pekan XXIV – O Pekan IV PW Santa Perawan Maria Berdukacita (Putih)

PEMBUKAAN

P: Ya, Allah, bersegeralah menolong aku.

U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Alleluya.

MADAH

Betapa duka Maria

Pada gunung Golgota

Memangku jenasah Putra

Yang sudah tak bernyawa

Tubuh hancur berlumuran

Penuh bekas siksaan.

Dipandangnya tubuh putra

Dibelai dengan mesra

Diciumnya penuh khidmat

Dirangkul erat-erat

Tak terhinggalah dukanya

Yang menghibur tiada.

Kami mohon ya ibunda

Yang dirundung nestapa

Semoga kauperkenankan

Sekedar menghiburkan

Hatimu yang penuh duka

Dengan minat dan cinta.

Terpujilah Allah Bapa

Pencipta yang kuasa

Dan Yesus Putra Maria

Yang menebus dunia

Bersama Roh sumber cinta

Kini dan selamanya. Amin

PENDARASAN MAZMUR

Antifon

Tuhanlah pengasih dan pembelaku, kepadaNya aku berharap.

Mazmur 143 (144) – I

Terpujilah Tuhan, pelindungku,*

yang mengajar tanganku bertempur dan lenganku berperang.

Dialah pengasih dan pembelaku,*

Dialah benteng dan pembebasku.

Dialah panglimaku, padaNya aku berharap,*

Dialah yang menundukkan para bangsa kepadaku.

Ya Tuhan, apakah manusia, sehingga Kauperhatikan,*

siapakah dia, sehingga Kaupelihara?

Manusia sesungguhnya angin belaka,*

hari hidupnya laksana bayang berlalu.

Ya Tuhan, bungkukkanlah langitMu dan turunlah,*

sentuhlah gunung-gemunung, sehingga berasap.

Lontarkanlah kilatMu dan cerai-beraikanlah musuh,*

lepaskanlah panahMu dan kacau-balaukan mereka.

Ulurkanlah tanganMu dari surga,†

tariklah dan lepaskan daku dari banjir,*

dan dari tangan orang asing.

Mereka membualkan fitnah dan dusta,*

dan mengangkat tangan untuk bersumpah palsu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon

Tuhanlah pengasih dan pembelaku, kepadaNya aku berharap.

Antifon

Berbahagialah bangsa yang Allahnya ialah Tuhan.

Mazmur 143 (144) – II

Ya Allah, aku hendak melagukan nyanyian baru bagiMu,*

dan bermazmur bagiMu dengan iringan kecapi.

Sebab Engkaulah yang memberikan kemenangan kepada rajaMu,*

Engkaulah yang membebaskan Daud, hambaMu.

Luputkanlah aku dari pedang orang jahat,*

lepaskanlah aku dari tangan orang asing.

Mereka membualkan fitnah dan dusta,*

dan mengangkat tangan untuk bersumpah palsu.

Semoga para pemuda kita diberkati,*

tumbuh gagah bagaikan pohon pada masa mudanya.

Semoga para pemudi kita langsing bagaikan tiang berukir,*

bagaikan tiang hiasan istana.

Semoga lumbung kita penuh,*

berlimpahkan hasil bumi beraneka ragam.

Semoga domba kita berkembang biak beribu-ribu,†

bahkan berjuta-juta di padang kita,*

semoga ternak kita segar dan makmur semuanya.

Semoga tiada serbuan, tiada pula pembuangan,*

semoga tiada ratap tangis di kampung halaman kita.

Berbagialah bangsa yang demikian adanya,*

berbahagialah bangsa yang Allahnya ialah Tuhan.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon

Berbahagialah bangsa yang Allahnya ialah Tuhan.

Antifon

Sekarang telah tiba keselamatan, kekuatan dan pemerintahan Allah kita.

Why 11,17-18;12,10-12

Kami mengucap syukur kepadaMu, ya Tuhan,*

Allah yang mahakuasa, yang ada dahulu dan sekarang.

Sebab Engkau telah memangku kekuasaanMu yang besar,*

dan mulai memerintah sebagai raja.

Semua bangsa marah,†

maka tibalah kemurkaanMu,*

tibalah saat orang mati dihakimi.

Dan tibalah saat memberi ganjaran kepada para hambaMu,†

yaitu para nabi, para kudus dan semua orang takwa,*

baik yang kecil maupun yang besar.

Sekarang telah tiba keselamatan,†

kekuatan dan pemerintahan Allah kita,*

telah tiba kekuasaan raja yang diurapiNya.

Karena si pendakwa, saudara-saudara kita telah dijatuhkan,*

yang mendakwa mereka siang malam di hadapan Allah kita.

Tetapi mereka mengalahkan dia berkat darah Anakdomba,*

dan berkat kesaksian mereka.

Mereka tidak segan-segan mempertaruhkan nyawanya,*

oleh karena itu bersukacitalah, hai surga dan para penghuninya.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon

Sekarang telah tiba keselamatan, kekuatan dan pemerintahan Allah kita.

BACAAN SINGKAT

Gal 4,4-5

Ketika sudah sampai saat yang ditetapkan Allah, Ia mengutus PuteraNya. PuteraNya itu dilahirkan dari seorang wanita dan hidup di bawah hukum Taurat, supaya mereka semua yang tunduk pada hukum itu, dibebaskan olehNya dan diangkat menjadi anak Allah.

LAGU SINGKAT

P: Santa Maria, ratu surga dan penguasa bumi, * Berdiri dekat salib Tuhan.

U: Santa Maria, ratu surga dan penguasa bumi, * Berdiri dekat salib Tuhan.

P: Berbahagialah yang tanpa mati boleh menjadi martir.

U: Berdiri dekat salib Tuhan.

P: Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

U: Santa Maria, ratu surga dan penguasa bumi, * Berdiri dekat salib Tuhan.

Antifon Kidung

Melihat ibuNya bersama murid kesayangan di sampingnya, Yesus berkata kepada ibuNya: “Ibu, itulah anakmu”. Lalu kepada murid-Nya: “Itulah ibumu”.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*

hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*

hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*

oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*

kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*

kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*

dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*

yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*

orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*

Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*

untuk selama-lamanya.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon Kidung

Melihat ibuNya bersama murid kesayangan di sampingnya, Yesus berkata kepada ibuNya: “Ibu, itulah anakmu”. Lalu kepada murid-Nya: “Itulah ibumu”.

DOA PERMOHONAN

Marilah kita memuji Allah, Bapa yang mahakuasa, dan bersuka ria di hadapanNya. Sebab Ia telah merahmati santa Maria yang disebut bahagia oleh semua bangsa. Maka hendaklah kita berdoa dengan rendah hati:

U: Terimalah doa Maria dan kasihanilah kami.

P: Engkau telah mengangkat Maria menjadi bunda yang bermurah hati,* semoga semua orang yang ditimpa mara bahaya mengalami cintanya.

U: Terimalah doa Maria dan kasihanilah kami.

P: Engkau menghendaki Maria sebagai ibu keluarga di rumah Yesus dan Yusuf,* semoga berkat doanya semua ibu memupuk cinta kasih dalam rumah tangganya.

U: Terimalah doa Maria dan kasihanilah kami.

P: Engkau menguatkan Maria, ketika ia berdiri di kaki salib, dan menggembirakan hatinya dengan kebangkitan PuteraMu,* hiburkanlah orang yang bersusah dan kuatkanlah harapan mereka.

U: Terimalah doa Maria dan kasihanilah kami.

P: Engkau membuka hati Maria untuk mendengarkan sabdaMu dan menyerahkan dirinya kepadaMu sebagai hamba yang setia,* semoga berkat doanya, kami menjadi hamba dan murid PuteraMu.

U: Terimalah doa Maria dan kasihanilah kami.

P: Engkau telah memahkotai Maria di surga,* semoga semua arwah bersuka ria di dalam kerajaanMu bersama para kudus.

U: Terimalah doa Maria dan kasihanilah kami.

BAPA KAMI

Bapa kami yang ada di surga,

dimuliakanlah namaMu.

Datanglah kerajaanMu.

Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari hari ini.

Dan ampunilah kesalahan kami,

seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami.

Dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan,

Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin

Doa Penutup

Allah sumber kekuatan, ketika PuteraMu ditinggikan pada salib, bundanYa berdiri di situ dan ikut menderita. Semoga kamipun mengambil bagian dalam sengsara Kristus dan ikut dibangkitakan bersama Dia, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

PENUTUP

P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U: Amin.

=====

Sumber: Buku Ibadat Harian Ofisi Menurut Ritus Roma Diterbitkan Oleh PWI-Liturgi, 1995, Penerbit Nusa Indah Ende.