Beranda Jendela Alkitab Harian OASE KEHIDUPAN: Selasa, 14 Juli 2015

OASE KEHIDUPAN: Selasa, 14 Juli 2015

Yesus mengasihi para pendosa, catatanseorangofs.wordpress.com

CELAKALAH engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida!” ( Mat 11: 20-24 )   Ada seorang rekan saya jatuh sakit. Pemeriksaan labor di salah satu rumah sakit menyatakan ia menderita penyakit hepatitis akut. Ia memasrahkan dirinya pada Tuhan sang pemberi kehidupan. Dalam hati, ia berdoa. “Jika Tuhan masih membutuhkan tangan saya, kaki saya, pikiran dan waktu saya untuk melayani saudara-saudaraku, pulihkanlah kesehatanku.” Ia berjanji setia mempersembahkan seluruh hidupnya dalam pelayanan kasih kepada saudara-saudaranya.

Proses pengobatan kemudian memulihkan kesehatannya.  Itulah kuasa doa dan penyerahan diri. Doa penyerahan diri juga menjadi satu proses pertobatan. Tuhan siap membaharui, siap menyembuhkan dan menguatkan manusia yang bertobat. Yesus mengecam kota-kota yang tidak bertobat. Warga kota itu tidak mengalami mujizat  Yesus sebagai sentuhan kasih dan  undangan kepada pertobatan. Kehidupan kota yang bising dan sibuk menyebabkan orang tidak peka membaca tanda-tanda kehadiran Allah dalam hidup mereka. Mereka kehilangan kepekaan spiritual menanggapi kehadiran Allah. Mereka lupa, kehidupan yang baik itu terberi, anugerah dari sang pemilik kehidupan. Kepada-Nya orang harus berserah setia, harus bertobat.

Mencari jalan untuk semakin mewujudkan kasih Tuhan dalam hidup adalah tanda pertobatan.  Allah hadir dalam konteks pengalaman hidup berbeda-beda. Sembuh dari sakit, terluput dari bencana, sukses dalam usaha dan sebagainya. Dalam pengalaman macam apakah anda dan keluargamu mengalami sentuhan kasih Tuhan sekaligus undangan kepada pertobatan? Selamat pagi. Tuhan memberkati harimu.***

 

Kredit Foto: Yesus mengasihi para pendosa, catatanseorangofs.wordpress.com