Beranda KEPEMUDAAN World Youth Day Parade Panjang Indonesian Youth Day 2016, Manado Macet Total

Parade Panjang Indonesian Youth Day 2016, Manado Macet Total

Parade Indonesian Youth Day 2016 di Kota Mando

MANADO, MIRIFICA NEWS – Parade panjang Orang Muda Katolik Indonesia yang dilangsungkan kemarin Selasa (4/10) menyebabkan ruas jalan dari lapangan Koni menuju Stadion Klabat macet total. Parade dimulai sekitar pkl. 15.00 dan  diikuti oleh  2.385 Orang Muda Katolik Indonesia yang terdiri dari 37 Keuskupan di Indonesia dan OMK Keuskupan Kinabalu, Malaysia.

Setelah melewati seremoni pelepasan oleh Wali kota Manado, Bapak Vicky Lumentut, Orang Muda berjalan berbaris dalam rombongan kontingen keuskupan masing-masing. Sambil membawa salib khas daerah masing-masing, mereka menyemarakan parade dengan doa dan nyanyian. Mereka juga membawa bendera merah putih dan bendera Vatikan.

Dalam sambutannya, Walikota Vicky mengatakan,  bersama masyarakat kota Manado yang jumlahnya lebih dari 530 ribu jiwa sudah menerima salib IYD masuk di wilayah pemerintahan Kota Manado dan selama 1 bulan ini gaungnya beredar luas di kota Manado. Hari ini tibalah saat yang kita nanti-nantikan untuk bertemu dengan semua orang muda dari seluruh Indonesia.

Sambil mensyukuri  semua berkat dan penyelenggaraan Yang Mahakuasa, ia mengatakan Masyarakat kota Manado dengan penuh sukacita menyambut kehadiran OMK se-Indonesia dan OMK Keuskupan Kinabulau di kota Manado

“Sekarang ini adik-adik semua menjadi orang Manado, Selama beberapa hari di Kota Manado, kalian adalah orang Manado. Karena di Manado kami selalu mengatakan tidak ada orang Jawa, tidak ada orang Makassar, tidak ada orang Papua dan seterusnya, tapi di Manado sebagai orang Manado,” katanya.

Menurutnya, berada di Manado sebagai orang Manado itu artinya  orang Manado berasal dari Jawa, orang Manado dari Makssar dan seterusnya. Maka hari ini kita semua adalah orang Manado. Ia pun menyakinkan orang-orang Muda untuk dapat menikmati situasi keramahan orang Manado,  menikmati keamanan, kenyamanan dan ketenangan karena torang semua adalah ciptaan Tuhan, karena torang semua basudara.

“Semoga selama berada di Manado, OMK Indonesia dapat mengalami suasana kebahagiaan, sukacita iman selama IYD, demikian harapan Walikota.

Selesai sambutan, ia melepas kontingen pertama dari keuskupan  Weetebula, Nusa Tenggara Timur. Acara pelepasan ini  diisi dengan atraksi  tarian cakalele, penyerahan maskot IYD , dan atraksi yang dibawakan oleh marcihing band dari Seminari Kataskasen Manado.

Selama parade menuju stadion Klabat sejauh 2 Km lebih itu, Orang-orang Muda  tidak henti-hentinya meneriakan yel-yel IYD 2016, membawakan doa dan nyayian. Beberapa marching band dari sejumlah Sekolah Katolik yang ada di Kota Manado dan Tomohon ikut dilibatkan dalam parade tersebut.

Masyarakat kota Manado pun ikut menyaksikan parade IYD 2016. Mereka tampak antusias dengan turun ke jalan-jalan. Kemacetan pun tak terhindari.  Meski demikian parade tetap berlangsung aman dan tertib.