Beranda Jendela Alkitab Harian Renungan Harian: 4 Mei-10 Mei 2015

Renungan Harian: 4 Mei-10 Mei 2015

Credit Foto:Para Suster Misionaris Claris, sangsabda.wordpress.com

Kis 14:5-18;

Yoh 14:21-26

YOH 14:21 Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya.”

Yoh 14:22 Yudas, yang bukan Iskariot, berkata kepada-Nya: “Tuhan, apakah sebabnya maka Engkau hendak menyatakan diri-Mu kepada kami, dan bukan kepada dunia?”

Yoh 14:23 Jawab Yesus: “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.

Yoh 14:24 Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku.

Yoh 14:25 Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu;

Yoh 14:26 tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

Renungan

Ketika ditolak di tempat yang satu beralihlah ke tempat yang lain. Begitulah yang terjadi dengan para rasul. Ketika mereka mengetahui bahwa orang-orang yang tidak mengenal Allah dan orang Yahudi merencanakan yang tidak baik terhadap diri mereka, berpindalah mereka ke tempat lain. Syukurlah bahwa di tempat lain itu mereka mampu mewartakan tentang Injil, lewat kuasa penyembuhan yang diadakan. Sesuatu yang menarik dari kuasa penyembuhan yang terjadi adalah para rasul tetaplah rendah hati. Mereka tidaklah men”dewa”kan diri mereka. Kenyataannya mereka yang menyaksikan kuasa penyembuhan yang terjadi mendewakan Paulus dan Barnabas namun keduanya tetaplah rendah hati dan tahu tempat mereka dalam tugas pewartaan Injil yaitu membuat pendengar bertobat dan berbalik kepada Allah; membuat orang untuk memegang Firman Allah sebagai makanan kehidupan mereka. Dengan ini Allah semakin dicintai dan dengan semakin mereka mencintai Allah, mereka akan sungguh mengalami kemesraan batin dengan Allah yang dicintai karena Allah dengan caranya akan menyapa yang mencintaiNya.

 

Credit Foto:Para Suster Misionaris Claris, sangsabda.wordpress.com