Beranda Jendela Alkitab Harian Renungan Harian, Jumat: 02 November 2018, Yoh. 6:37-40

Renungan Harian, Jumat: 02 November 2018, Yoh. 6:37-40

Peringatan arwah semua orang beriman/Ilustrasi (Ist)

ERINGATAN arwah semua orang beriman menjadi momentum reflektif untuk mengenang dan merayakan kembali hubungan antara orang yang sudah meninggal dan yang masih hidup. Kematian diimani sebagai anugerah dari Allah. Sebab, baik hidup maupun mati kita adalah milik Tuhan. Dalam pemahaman demikian, sesungguhnya Kristus menjadi pemersatu dan jembatan penghubung antara hidup dan mati. Kristus jugalah yang menjadi jaminan hidup kekal. Pepatah klasik mengatakan,; ‘hodie mihi cras tibi’, Hari ini saya, besok Anda’. Kematian akan dialami semua orang. Kematian adalah jalan untuk mengalami perjumpaan dengan Kristus yang diimani.

Momentum peringatan semua orang beriman memberi ruang dan waktu untuk menghadirkan kembali nilai-nilai dan sikap pribadi-pribadi yang pernah berziarah bersama di dunia. Kebiasaan mendoakan arwah dalam Ekaristi kudus, mengenang dan berziarah ke makan anggota keluarga menjadi tanda iman dan kasih yang melahirkan harapan akan kebangkitan kekal.

Sebagaimana dikatakan Yesus: “Dan inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman” (Yoh. 6:39). Harapan terhadap kebangkitan kekal membebaskan kita dari kungkungan hidup yang terpusat pada orientasi dunia belaka. Iman akan kebangkitan Kristus menjadi anugerah istimewa yang melahirkan pengharapan dan penghiburan. Sebab, sekalipun kematian adalah sebuah misteri, kita percaya bahwa “kasih karunia Allah akan berkuasa oleh kebenaran untuk hidup kekal oleh Yesus Kristus Tuhan kita” (Rm. 5:21).

Ya Allah yang Maha Pengasih, aku bersyukur kepada-Mu atas Yesus Krisuts Putra-Mu yang memberikan aku pengharapan dan hiburan akan hidup yang kekal. Semoga arwah semua orang beriman yang aku kenang dan doakan, beristirahat dengan damai dalam Kerajaan Surga. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2018.